Dosen Harus Mampu Menulis Artikel Ilmiah

64
0
WORKSHOP. Dosen-dosen STIKes Muhammadiyah Ciamis (Mucis) difoto bersama usai mengikuti workshop penulisan artikel ilmiah yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan dan Penelitian Masyarakat (LPPM) STIKes Mucis, Senin (5/8). Iman S Rahman / Radar Tasikmalaya

CIAMIS – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Muhammadiyah Ciamis (Mucis) mengadakan workshop penyusunan artikel ilmiah Program Studi (Prodi) Kebidanan, Senin (5/8). Pelatihan di Aula STIKes itu diikuti oleh 17 dosen.

Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis H Dedi Supriadi SSos SKep Ners MMKes diwakili Ketua Lembaga Pene­litian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) H Rudi Kurniawan SKep Ners MKep menerangkan, pela­tihan itu untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam menulis artikel ilmiah. Karya ilmiah itu akan dipublikasikan di jurnal nasional atau pun internasional.

Sebagaimana diketahui, tridarma perguruan tinggi ter­diri dari tiga hal yakni pendidikan dan pengajaran, pene­litian dan pengembangan serta pengabdian kepa­da masyarakat. Dengan tri darma itu, dosen ditun­tut untuk menghasilkan karya ilmiah yang dikemas da­lam bentuk artikel. “Jadi kalau kita mengenal guru itu mengajar dan mendidik, sedangkan dosen itu bu­kan hanya mengajar namun menghasilkan karya ilmiah,” kata Rudi.

Artikel ilmiah itu merupakan salah satu syarat utama untuk kenaikan pangkat dan jabatan serta akreditasi dosen. Dosen tidak bisa naik jabatan apabila tidak memiliki karya ilmiah. Jabatan yang dimaksud berupa asisten ahli, rektor, rektor kepala dan guru besar (profesor).

“Jadi jurnal juga ada akreditasinya loh, tidak sembarangan jurnal. Tentunya semakin tinggi jabatan akademik dosen, maka tuntutan untuk menghasilkan karya ilmiah dalam bentuk artikel akan semakin besar dan semakin banyak,” kata dia. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.