Muka Dilempar Batu oleh Perempuan Tak Berpakaian

Dosen Muda Diserang Orang Gila

2

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PARIGI – Berhati-hatilah saat berpapasan dengan orang gila, karena mereka bisa menyerang. Tetaplah awas. Senantiasa waspada. Jika lengah, bisa-bisa kita dilukai.
Yanti Nudriyanti (27), salah seorang dosen muda di salah satu perguruan tinggi di Pangandaran menjadi korban serangan orang gila. Mukanya dilempar batu. Robek. Dagingnya terluka. Dia mendapatkan 10 jahitan.

Senin (20/8), Yanti menceritakan penyerangan kepadanya. Saat itu Sabtu (18/8). Siang. Perempuan muda yang tinggal di Dusun Cijalu Desa Parigi itu menggunakan motor. Dia baru pulang dari Dinas Pendidikan. “Ketika melewati Jalan Ciokong Desa Sukaresik di kiri jalan terlihat ada perempuan dengan rambut acak acakan dan tidak mengenakan pakaian. Orang itu terlihat memegang batu yang cukup besar. Ketika berpapasan ia langsung melemparkan batu itu tepat ke bagian kiri wajah saya,” ungkapnya kepada Radar, Senin (20/8).

Setelah itu Yanti langsung menghentikan laju kendaraannya. Dia mencoba mencari wanita tersebut. Tentunya sambil menahan rasa sakit. ”Tapi saat dicari-cari ternyata (orang gila itu, Red) sudah tidak ada,” ujarnya.

Yanti pun langsung pergi ke Klinik Sandaan. Dia mengobati lukanya. Hasil pemeriksaan, dia mengalami luka sobek. Cukup dalam. Dia mendapatkan 10 jahitan luar dalam. ”Selain kulit wajah, bagian dagingya juga sobek,” jelasnya.Sampai kemarin, Yanti meyakini penyerangnya adalah orang gila.

”Saya sangat yakin dan berharap kepada Satpol PP untuk segera mengamankan orang gila yang berkeliaran di Pangandaran. Khawatir nanti ada korban berikutnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan orang dengan gangguan jiwa yang berkeliaran di Pangandaran.

“Untuk pengamanan itu tugasnya Pol PP. Sementara kami hanya melakukan pembinaan setelah mereka sembuh,” ujarnya,

Ia tidak menampik jika saat ini banyak orang dengan gangguan jiwa berkeliaran di Pangandaran. ”Tapi mereka itu berasal dari luar Pangandaran. Sepertinya ada yang membuang ke Pangandaran,” analisanya.

Sementara itu Kastpol PP Kabupatn Pangandaran Irwanyah sanpai tadi malam belum menjawab telepon dari Radar terkait penanganan orang gila yang berkeliaran itu. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.