Dosen UBSI Tingkatkan Skill Bahasa Inggris

97
0
Istimewa WORKSHOP. Dosen UBSI Tasikmalaya mengikuti pelatihan Bahasa Inggris Workshop and English Training Section for TOEFL Test di ruang kelas UBSI Tasikmalaya Selasa-Kamis (4-6/2).

TASIK – Lembaga Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan Bahasa Inggris Workshop and English Training Section for TOEFL Test di ruang kelas UBSI Tasikmalaya Selasa-Kamis (4-6/2).

Kegiatan ini mendatangkan pemateri Mr Ary Iswanto Wibowo SS MPd dan Dra Yani Srimulyani MM.
Ketua pelaksana workshop Deddy Supriadi SKom MKom mengatakan, pelatihan digelar sehubungan dengan Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2020 yang mewajibkan bagi seluruh dosen calon peserta sertifikasi untuk mengikuti Test Kemampuan Dasar Akademik (TKDA) dan Test of English Proficiency (TOEP).

“Tujuannya untuk meningkatkan mutu dosen, sesuai dengan tema yang diusung yakni Peningkatan Kompetensi Dosen Melalui Pelatihan Bahasa Inggris Pada Era Revolusi Industri 4.0,” ujarnya kepada Radar, Kamis (6/2).

Deddy menjelaskan, salah satu penentu mutu perguruan tinggi adalah dilihat dari kualitas dosen pengajar. Untuk mengetahui kualitas dari dosen, Indonesia memiliki standar penilaiannya yaitu kepemilikan Serdos.

Yang mana Serdos itu merupakan proses pemberian sertifikat pendidik kepada dosen.

“Salah satu syarat dari pengajuan Serdos ini adalah memiliki sertifikat (lulus) TOEP yang terdiri dari listening dan reading,” kata Deddy yang juga Ketua Prodi Sistem Infomasi.

Dia mengatakan, program ini merupakan upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional, dan memperbaiki kesejahteraan dosen, dengan mendorong dosen untuk secara berkelanjutan meningkatkan profesionalismenya.

“Kendala bagi para dosen untuk lulus TOEP dikarenakan kurangnya minat dalam bahasa Inggris dan kurangnya pelatihan-pelatihan TOEP, TOEFL dan sejenisnya. Makanya kali ini kami adakan pelatihannya,” katanya.

Wakil Ketua Pelaksana Ai Ilah Warnilah ST MKom mengatakan narasumber pada hari pertama membahas tentang TOEFL, TOEIC, TOEP dan IELTS. Dilanjutkan dengan pembahasan materi strategi-strategi dan latihan-latihan untuk menghadapi listening dan reading pada TOEFL.

Workshop hari ke-2 masuk ke materi teknikal dan lebih banyak latihan-latihan untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris para peserta sebagai persiapan mengikuti TOEP.

“Workshop hari ke-3 dosen mengikuti Test TOEFL resmi dari Lembaga Bahasa UBSI,” ujarnya.

Ia berharap, dosen yang menjadi peserta workshop mendapatkan ilmu tambahan tentang TOEFL dan bahasa Inggris pada umumnya untuk kemudian memiliki kepercayaan diri mengikuti ujian TOEP dari PLTI yang merupakan salah satu syarat Serdos.

“Kemampuan bahasa Inggris ini sangat penting dalam menjawab tantangan pendidikan di era Industri 4.0,” pungkasnya. (na)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.