Dosen Uniga Terapkan GMP di Industri Rumahan

15
0
Uniga untuk Rakyat Garut PENDAMPINGAN. Para Dosen Faperta Uniga bersama pegawai dan pemilik produksi tahu H Jojoh di Kampung Balong Wetan Desa Suci Kecamatan Karangpawitan awal Juli lalu.

TAROGONG KIDUL – Tim dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Garut (Faperta Uniga) mengadakan pengabdian masyarakat di Kampung Balong Wetan Desa Suci Kecamatan Karangpawitan. Di sana mereka melakukan penerapan good manufacturing practice (GMP) pada industri rumahan, yakni produsen tahu.

“Pada kegiatan GMP ini kami menitikberatkan pada perbaikan fisik bangunan, pelatihan dan pendampingan kepada produsen tahu Ibu Jojoh ini,” ujar Ketua Tim Dosen Faperta Uniga Vela Rostwentivaivi SE, MSi dalam rilis yang diterima Rakyat Garut, Rabu (8/8).

Dalam perbaikan fisik bangunan pabrik tahu, pihaknya melakukan perombakan ruang produksi secara besar-besaran, seperti pemasangan keramik di seluruh lantai dan dinding. Selain itu, ruangan kamar mandi juga direnovasi.

Selain itu, ruang produksi kini dilengkapi ventilasi agar sirkulasi udara menjadi lebih lancar dan pencahayaan secara alamiah. Bukan hanya renovasi, perbaikan fisik juga dilakukan dengan penambahan wastafel cuci tangan dan pengaturan ulang alur produksi di pabrik tahu.

“Kami lakukan perombakan supaya lingkungan kerja menjadi lebih layak dan higienis, sehingga produk jadi lebih terjamin dari sisi keamanan dan kesehatan pangannya,” ujarnya.

Pihaknya juga melengkapi tempat produksi tahu dengan perlengkapan K3, termasuk di dalamnya peralatan P3K dan alat pemadam api ringan (apar). Setiap pekerja juga dilengkapi perlengkapan keselamatan kerja, seperti sarung tangan, masker, topi, celemek dan sepatu boot.

Tidak perbaikan fisik, diberikan juga pelatihan dan pendampingan kepada para pekerja, perajin dan pemilik pabrik tahu. Pelatihan dan pendampingan dilakukan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya penerapan GMP.

Dalam kegiatan pendampingan, beberapa dosen diterjunkan. Seperti Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan Faperta Uniga Ati Atul Quddus SPt, MSi. Dia melakukan pendampingan terkait proses pembuatan tahu dengan penerapan GM.

Pelatihan mengenai teori GMP di industri pangan dipandu Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan Faperta Uniga Atia Fizriani STP, MSc dan pelatihan manajemen usaha dan pemasaran dipandu Dosen Agribisnis Faperta Uniga Dr Tintin Febrianti SP, MP. “Kami melakukan pendampingan dengan tujuan agar produsen dapat betul-betul memahami dan dapat menjalankan GMP secara berkelanjutan,” ujarnya. (yna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.