Doyan Seks Bebas Lalu Terkena AIDS, 204 Orang Warga Kota Tasik Meninggal

530
0

KOTA TASIK – Penderita AIDS di Kota Tasikmalaya ternyata semakin banyak. Bahkan, sejak 2004 lalu AIDS ditangani secara serius di Kota Tasik sudah memakan korban jiwa sebanyak 204 warga.

Hal itu diungkapkan Pengelola Monev dan Logistik Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Tasik, Dendi Carniadi.

“Dari 2004 sampai September 2019, sudah ada 204 warga Kota Tasik yang meninggal karena AIDS,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Jumat (13/12).

Terang dia, hingga kini masih ada 350 lebih penderita AIDS yang terus menjalani perawatan. “Tahun ini ada 69 orang yang terjangkit AIDS. Rinciannya 75 persen derita AIDS, dan 25 persen masih HIV,” terangnya.

Beber dia, mereka menderita AIDS bukan karena pengguna narkotika suntik. “Penderita AIDS ini didominasi pria dan wanita usia produktif antara 20 tahun sampai 30 tahun. Yang masih bayi juga ada karena tertular dari ibunya. Kebanyakan tertular karena seks bebas,” bebernya.

Loading...

Walaupun demikian, tambah dia, dengan jumlah ini di Provinsi Jawa Barat, Kota Tasik masih menduduki rangking ke-13 kota dan kabupaten penderita AIDS.

“Tiap tahun penderita HIV dan AIDS terus naik. Mencoba membongkar fenomena gunung es. Semakin besar penemuan kasus, semakin kecil tingkat penularannya,” tambahnya

Dia menandaskan, meskipun di Jawa Barat untuk Kota Tasik tak masuk 10 besar, tetapi langkah antisipasi soal penyakit mematikan ini terus dilakukan.

“Ada awal yang bagus dalam pengungkapa kasus baru HIV. Karena tidak kurang dari 2015 terungkap 150 kasus baru tiap tahunnya,” tandasnya.

Jelas dia, jadi interpensi program penanggulangan AIDS yang dilakukan pihakny telah tepat melalui komunitas, pemerintah dan peran serta masyarakat.

“Untuk pengobatannya, kita sudah ada beberapa site up pelayanan di beberapa rumah sakit untuk mengobati orang dengan HIV AIDS. Itu ada di RSUD dr Soekarjdo, dan Rumah Sakit TMC,” jelasnya.

(rezza rizaldi / radartasikmalaya.com)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.