Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.7%

8.1%

2.4%

24%

2.4%

45.6%

0.1%

16.7%

0%

DPC PDIP Mandatkan Fraksi Usut Open Bidding

43
0
SOLID. DPC PDIP memandatkan kader yang bertugas di Fraksi PDIP menelusuri polemik open bidding. Hal itu diketahui dalam konferensi pers yang diselenggarakan di sekretariat, Minggu (17/11). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

MANGKUBUMI – Polemik Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) 2019 tidak hanya berkecamuk di tataran DPRD saja. DPC PDIP Kota Tasikmalaya pun melaksanakan rapat internal di sekretariatnya membahas open bidding, Minggu (17/11).

Ketua DPC Muslim MSi memandatkan rekan-rekannya di fraksi berlambang moncong putih untuk menggali informasi terkait open bidding (lelang terbuka) secara terang benderang.  “Terutama rekan fraksi yang berkaitan dengan pemerintahan yakni di Komisi I. Kami DPC memandatkan penuh upaya meng-cross check ada tidaknya kejanggalan dalam teknis pelaksanaan seleksi eselon II itu,” ucapnya kepada Radar saat menggelar konferensi pers.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDIP Kota Tasikmalaya Munir Setiawan menjelaskan, sikap DPC memandang open bidding kian serius untuk menjawab problematika di masyarakat. Kepala dinas yang dilantik kepala daerah, di samping menjalankan program juga harus bisa mengoptimalkan pelayanan. “Muara dari pemilihan pejabat tinggi itu untuk pelayanan. Kita harap fraksi benar-benar memastikan apakah ada kejanggalan dalam seleksi tersebut atau normatif-normatif saja,” katanya.

Ketua Fraksi PDIP Dodo Rosada menyambut mandat tersebut. Saat ini, dirinya bersama Komisi I DPRD masih melakukan pendalaman hasil pemanggilan peserta open bidding.

“Belum bisa ambil kesimpulan apakah ada indikasi pelanggaran, melawan hukum atau tidak,” tuturnya.

Sebab, kata dia, dalam menyimpulkan adanya unsur indikasi melawan hukum harus menempuh validasi berbagai data. Sementara, pihaknya baru menjadwalkan pertemuan dengan panitia seleksi (pansel) pada 21 Oktober mendatang. “Waktu tinggal 2 minggu lagi untuk menyampaikan hasil penelusuran ini ke KASN,” kata Dodo yang juga Sekretaris DPC PDIP Kota Tasikmalaya ini.

Dodo berkomitmen upayanya mendalami open bidding, tanpa embel-embel kepentingan apa pun. Hal ini dilakukan semata-mata dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan selaku wakil rakyat. “Tak ada tujuan lain selain kewenangan kami di sana. Bukan mencari kesalahan atau kekurangan pelaksanaan penjaringan Eselon II,” ucapnya. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.