Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

DPRD Garut Pesimistis Sisa Anggaran 2019 akan Terserap

31
0

TAROGONG KIDUL – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut tahun 2019 baru terserap 60 persen. Melihat kondisi tersebut, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Garut Subhan Fahmi menilai penyerapan anggaran tahun 2019 tidak akan maksimal.

“Dengan sisa waktu tinggal dua bulan lagi tidak memungkinkan semua anggaran ini terserap,” ujar politisi PKB itu kepada wartawan Selasa (8/10). Dengan sisa waktu pendek, dirinya pesimis anggaran bisa terserap semuanya.

Menurut dia, dengan sisa waktu dua bulan pemerintah tidak akan mungkin melaksanakan pekerjaan dengan sisa anggaran. “Sekarang saja kami melihat banyaknya proyek yang masih belum selesai. Malah baru ada yang baru dikerjakan,” katanya.

Menurutnya, keterlambatan penyerapan anggaran tahun 2019 rentan terjadinya pengerjaan proyek asal-asalan. Oleh karena itu dirinya meminta bupati atau dinas terkait lebih intensif melakukan pengawasan secara menyeluruh.

Fahmi menilai terjadinya keterlambatan penyerapan anggaran tidak seharusnya terjadi, apalagi di Kabupaten Garut. “Kabupaten lain justru berusaha agar bisa mendapatkan anggaran yang besar agar bisa melaksanakan pembangunan dengan baik di daerahnya. Garut sudah dapat anggaran, malah telat penyerapannya bahkan ada anggaran yang tidak terserap,” ujarnya.

Fahmi meminta kedepannya pemerintah kabupaten melakukan evaluasi. Supaya keterlambatan penyerapan anggaran tidak kembali terjadi.

Terpisah, Bupati Garut H Rudy Gunawan mengakui saat ini APBD Garut baru terserap 60 persen. Meski begitu dirinya optimis sisa anggaran bisa terserap semuanya. “Optimis (bisa terserap) sisa tahun ini tinggal beberapa bulan lagi, sedang kita kebut pengerjaan proyeknya,” katanya. Pihanya mengaku pekerjaan terus dilakukan dari mulai pembangunan jalan baru serta proyek lainnya. (yna)

loading...