DPRD Kabupaten Garut Siap Bentuk Pansus Pasar Leles

24
0

TAROGONG KIDUL – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut akan segera menindaklanjuti desakan pembuatan panitia khusus (pansus) terkait hasil laporan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

“Kami akan segera menindaklanjutinya dengan berkomunikasi dengan pimpinan DPRD terkait pembentukan pansus ini,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Garut Dudeh Ruhiat kepada wartawan di ruang kerjanya Kamis (13/6).

Menurut dia, pembentukan pansus memang harus dilakukan. Sebab dirinya melihat dari laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK RI, ada kerugian negara dalam beberapa proyek pembangunan, termasuk Pasar Leles. “Bukan pasar Leles saja. Kita akan menyikapi seluruh pembangunan yang mangkrak, seperti SOR, Art Centre dan proyek pembangunan lainnya yang kualitasnya buruk,” katanya.

Dude mengakui saat ini DPRD Garut sudah banyak mendapat laporan terkait banyak persoalan dalam proyek pembangunan. Sehingga pihaknya akan turun langsung untuk mengecek dan meninjau beberapa proyek pembangunan. “Kami akan cek bagaimana kualitas pembangunannya. Kalau pengerjaannya jelek dan diduga ada penyimpangan kita akan laporkan ke pihak berwenang,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Intelejen Kejari Garut Dodi Wicaksono mengatakan terkait permasalahan pembangunan Pasar Leles ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. “Pasar Leles sekarang ditanganinya oleh Kejati Jabar, bukan oleh kita,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya tengah mendalami adanya dugaan permainan atau kongkalingkong dalam proses lelang sejumlah kegiatan pembangunan. “Sudah ada informasinya yang masuk, jadi sekarang kita sedang mendalaminya,” katanya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.