DPUPRP Tata Infrastruktur Kawasan Pertanian

384
0

Pembangunan Saluran Irigasi dan TPT Kembali Dilanjutkan Tahun 2018
DINAS Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis telah menyelesaikan sejumlah pekerjaan infrastruktur, di bidang pembangunan saluran irigasi.

Diantaranya bendungan dan tembok penahan tanah (TPT) untuk sungai di tahun anggaran 2017, dengan total anggaran sebesar Rp 30 miliar. Hal itu diungkapkan Kepala DPUPRP Kabupaten Ciamis Drs H Kusdiana MM.

Dia mengatakan hasil pembangunan di bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), kini sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terutama di wilayah pertanian dan lumbung padi di berbagai daerah di Kabupaten Ciamis.

Prioritas utama adalah pembangunan sarana dan prasaran irigasi, bendungan dan TPT untuk sungai. Program pembangunan ini berkelanjutan, sehingga terus dilaksanakan setiap tahun. “Tentunya, kami lakukan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada,” papar Kusdiana Senin (30/4).

Program pembangunan bidang PSDA menggunakan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat, dengan total anggaran mencapai lebih dari Rp 30 miliar.

Pengalokasiannya antara lain dari DAU sebesar Rp 15.388.300.000 dengan jumlah 58 kegiatan. Kemudian, dari DAK sebesar Rp 10.311.800.000 dengan jumlah 35 kegiatan. Sedangkan, dari Banprov Jawa Barat sebesar Rp 4.865.380.000 dengan jumlah 121 kegiatan.

“Alhamdulillah, semuanya sudah terserap, serta pekerjaan berjalan dengan baik tanpa ada kendala apa-apa,” ucapnya.

Kusdiana menuturkan semua hasil pembangunan itu sudah bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi daerah yang belum mendapatkan program pembangunan, tidak perlu khawatir, karena sudah masuk daftar dan akan mendapatkannya pada tahun 2018.
“Jadi, upaya kita pembangunan akan merata di Kabupaten Ciamis. Terutama di bidang pertanian,” tuturnya.

Kepala Bidang PSDA DPUPRP Kabupaten Ciamis H Agus Komara mengungkapkan di tahun 2017 pihaknya menggarap sekitar 296 kegiatan pekerjaan pembangunan Daerah Irigasi (DI). Kegiatan pekerjaannya hampir merata di 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Semua dapat diselesaikan dengan baik. Bahkan, saat ini sedang menyusun program pembangunan untuk tahun 2018.

“Bila ada yang belum sempat dikerjakan di tahun 2017, kita kerjakan di tahun 2018,” ungkapnya.

Prioritas program pembangunan sarana dan prasarana irigasi dilakukan di kawasan pertanian. Seperti di wilayah Kecamatan Banjarsari, Cikoneng, Panawangan dan Sukamantri. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan air, DPUPRP juga merealisasikan program pembangunan bendungan di sejumlah titik.

Sedangkan untuk penguatan Daerah Aliran Sungai (DAS), terus mengupayakan perbaikan dengan merealisasikan program pembangunan TPT dan bronjong untuk menghindari abrasi. Selain membangun yang baru, DPUPRP juga melakukan pemeliharaan, agar irigasi yang sudah dibangun bisa bertahan lama.

“Memang kita ketahui masih banyak titik lokasi yang memerlukan program pembangunan sarana dan prasarana penunjang PSDA. Tentunya, kami berharap pada tahun berikutnya, program yang diagendakan DPUPRP dapat mengakses seluruh wilayah di Kabupaten Ciamis,” harapnya.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng Enceng Nana menjelaskan pembangunan irigasi di wilayahnya pada tahun 2017 didanai APBD Kabupaten Ciamis.

Lokasi irigasi berada di Dusun Desa RT 01/02 Desa Margaluyu Kecamatan Cikoneng.
“Sebelum dibangun irigasi permanen atau belum dipasang tembokan. Selokan yang mengairi areal persawahan warga di wilayah kami selalu menyebabkan banjir ke pemukiman warga, apabila terjadi hujan deras dan hujan terus-menerus. Tetapi sejak dibangun saluran irigasi permanen, alhamdulillah sekarang tidak terjadi lagi banjir,” jelasnya.

Selain tidak lagi menyebabkan banjir, pembangunan irigasi juga membuat aliran air ke areal pesawahan warga bisa terkontrol dengan baik. Pembangunan irigasi yang dikerjakan pihak ketiga itu sangat bermanfaat bagi warga, terutama petani. Irigasi bisa mengairi hektaran sawah serta kolam masyarakat.

“Kami rasakan manfaatnya sangat besar sekali. Sekarang saluran air lancar,” papar Enceng.

Ahmad Hidayat (45) petani di Cibatukurung Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis menyambut baik pembangunan TPT yang gencar dilakukan pemerintah. Juga pembangunan saluran irigasi di wilayahnya, yang kini manfaatnya telah dirasakan masyarakat.

“Kami sangat berterimakasih atas kinerja pemerintah yang memperhatikan petani,” katanya. (isr/adv/humas)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.