Drama Alessio Romagnoli

7

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

MILAN – AC Milan tembus empat besar Serie A musim 2018/2019. Kemenangan dramatis atas Genoa dalam partai tunda memastikan mereka menyalip Lazio di posisi keempat dengan sama-sama mengoleksi 18 poin.

Alessio Romagnoli menjadi aktor utama di balik drama kemenangan Rossoneri, Kamis, 1 November, kemarin.

Sang bek melasahkan gol tendangan voli aneh yang menjadi penentu kemenangan tuan rumah di injury time babak kedua.

Sebelum memastikan kemenangan 2-1 timnya, Romagnoli sempat membuat Milan dalam masalah setelah menjebol gawangnya sendiri di menit ke-56. Bunuh diri itu membuat Genoa menyamakan kedudukan setelah tertinggal lewat gol Suso di menit ke-4.

Selain membawa timnya ke dalam masalah dan harus bekerja keras hingga akhir pertandingan, gol Romagnoli ke gawang sendiri juga membuat Milan gagal mencatatkan clean sheet di 10 laga awal Serie A. Rentetan panjang itu pertama kali terjadi sejak musim 1932/1933.

Rossoneri juga menjadi satu-satunya tim di divisi teratas musim ini yang tidak pernah menjaga gawang mereka tetap perawan. Clean sheet terakhir Milan di Serie A adalah saat imbang 0-0 di kandang Napoli pada 15 April.

Setelah itu, mereka terus kebobolan dalam 16 pertandingan berikutnya. Tanpa clean sheet di 16 laga secara beruntun sejak akhir musim lalu tersebut menjadikan pertahanan Milan saat ini adalah yang terburuk sejak musim 1946/1947.

“Saya minta maaf untuk gol bunuh diri saya. Saya tidak beruntung, tetapi saya mengimbanginya. Apakah saya mencoba menembak atau melakukan umpan silang? Menembak,” kata Romagnoli soal gol-golnya kepada Sky Sports Italia.

Terlepas dari rekor buruk pertahanan, Gennaro Gattuso menegaskan, kemenangan yang mengantar mereka ke zona Liga Champions ini sangat penting. Itu karena mereka sebelumnya mendapat begitu banyak kritik setelah kalah di derby Milan dan Liga Europa.

“Ini langkah maju. Sekarang kita harus tetap di sini. Kami tahu ini sulit, tetapi untuk semua pembicaraan yang ada, untuk semua yang kami lalui, itu adalah sesuatu yang penting. Sekarang kita harus melakukannya dengan baik. Kami belum mencapai apa pun,” kata Gattuso.

Sang allenatore berharap, mereka bisa terus melakukan perbaikan. “Saya tidak berpikir kami cukup bagus setelah unggul 1-0. Kami membuat kesalahan. Kami dapat melakukannya dengan lebih baik. Sekarang kami harus bermain sebagai tim karena kami masih belum melakukannya,” tuturnya.
Di kubu Genoa, pelatih Ivan Juric menegaskan timnya sudah

bermain bagus di San Siro. “Kami memulai pertandingan dengan rasa takut dan kemudian kami melakukannya dengan baik. Kami kebobolan gol di akhir karena cedera. Milan menekan kami, jadi kami harus meningkatkan fisik,” jelasnya di Football Italia.

Juric juga ditanya soal performa Milan sejauh ini. “Milan? Saya telah melihat Milan beberapa kali tahun ini. Terkadang mereka membuat saya terkesan, terkadang kurang begitu mengesankan. Kami membuat Milan dalam masalah malam ini,” ujar Juric. (fin)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.