Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Dua Kasus Cabul Tuntas

94
0

PARIGI – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Pangandaran mencatat sepanjang 2017 ada tiga kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Pangandaran Budi Mastoro mengatakan tiga kasus tersebut menimpa anak di bawah usia 6 tahun. Semuanya berjenis kelamin perempuan. ”Tempat kejadiannya di Padaherang, Sidamulih dan Parigi,” ungkapnya kepada Radar saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (28/2).

Kasus di Sidamulih dan Padaherang, kata dia, sudah tuntas atau sudah ada putusan. Sementara untuk kasus pencabulan di Parigi masih dalam proses penyidikan. ”Mungkin masih ada beberapa saksi yang dimintai keterangan,” ujarnya.

Para tersangka, menurutnya, berusia di antara 50-70 tahun dan merupakan tetangga dekat para korban. ”Di antara mereka tidak ada yang memiliki hubungan kekeluargaan. Hanya tetangga saja,” katanya.

Usai terungkapnya kejadian pencabulan tersebut, pihak KBP3A dan P2TP2A, terangnya, melakukan trauma healing. ”Pendampingan tersebut dilakukan di luar lingkungan rumah korban agar mereka tidak terbayang-bayang dengan kejadian tersebut,” ucapnya.

Sementara untuk kasus pencabulan remaja di Cimerak, dia mengaku baru mendapatkan konfirmasi langsung dari Camat. ”Kami juga sudah dapat keterangan dari Polsek (Cimerak, Red) langsung, tapi kita belum cek langsung ke lapangan, jika nantinya si anak tersebut perlu pemulihan dari trauma, akan kami lakukan,” jelasnya.

Menurut dia, di luar sana masih ada beberapa orang yang enggan melaporkan kejadian pencabulan terhadap anaknya. Hal itu karena dianggap suatu aib bagi keluarga. Kepala Seksi Perlindungan Anak Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Bencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Pangandaran Teti Suhaeti mengimbau orang tua yang memiliki anak perempuan untuk tidak dimandikan oleh laki-laki. Hal itu untuk mencegah terjadinya tindak pidana pencabulan. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.