Dua Kecamatan Diterjang Banjir dan Longsor

18
Illustrasi

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PAMEUNGPEUK – Beberapa wilayah di dua Kecamatan yakni Pameungpeuk dan Cisewu diterjang bencana banjir dan longsor Selasa (6/11).

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kehumasan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut Ricky Rizky Darajat menyebutkan wilayah Pameungpeuk yang terkena bencana banjir yakni Desa Mancagahar. Di desa ini 20 hektare area pesawahan terendam banjir.

“Cuma lahan sawah kering yang terendam. Soalnya memang belum masa tanam,” ujarnya kepada wartawan kemarin.

Selain banjir, kata dia, di Kecamatam Pameungpeuk juga terjadi longsor yang terjadi di tiga wilayah yakni Kampung Cisalam, Desa Bojongkidul dan Kampung Sinapeul Desa Sirnabakti. Tidak ada laporan kerusakan rumah dan korban jiwa.

“Di Cisalam ada longsoran sepanjang 10 meter. Selain longsor, saluran irigasi di Desa Paas juga rusak sepanjang 10 meter,” katanya.

Ricky menerangkan bencana yang melanda beberapa wilayah di wilayah Gsrut bagian selatan ini diakibatkan diguyur hujan yang cukup lebat.

“Hujan lebat ini sudah terjadi sejak Senin hingga Selasa. Ini merupakan hujan lebat pertama kali terjadi setelah kemarau panjang,” ujarnya.

Ricky menerangkan aparat pemerintahan dibantu warga bahu-membahu melakukan penanganan pascabencana yang terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Pameungpeuk tersebut.

“Material longsor yang sempat menutup jalan di beberapa titik saat ini sudah dibersihkan. Untuk air yang menggenang area pesawahan juga sudah mulai menyusut,” terangnya.

Dia mengaku sampai saat ini belum mendapatkan laporan kerusakan ataupun korban jiwa dalam peristiwa bencana ini.

“Laporannya belum masuk semua, jadi belum tahu berapa rumah yang rusak,” terangnya.

Terpisah, Camat Cisewu Doni Rukmana menyebut akibat hujan deras menyebabkan longsor di Kampung Cigentur Desa Cisewu. Dua rumah permanen milik warga tertimpa longsoran tanah.

“Ada dua rumah permanen milik Nunuy (41) dan Wahyu (54) dengan ukuran 4×5 meter,” ucapnya.

Menurut dia, pemilik rumah selamat saat longsor terjadi. Kedua korban pun sudah dievakuasi ke rumah saudaranya. Warga pun bergotong-royong membersihkan material tanah yang menimbun kedua rumah.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materil saja,” paparnya. (yna)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.