Dua Menit Merubah Segalanya

6

LEGANES – Jornada keenam La Liga menjadi mimpi buruk bagi Barcelona. Raksasa Spanyol itu sama-sama menelan kekalahan perdana mereka musim ini. Barcelona yang melawat ke Estadio Municipal de Butarque, dini hari kemarin, takluk 1-2 dari Leganes.

Sempat memimpin melalui gol Philippe Coutinho di menit ke-12, Barca menyerah setelah gol Nabil El Zhar di menit ke-52 dan Oscar semenit kemudian membalikkan keadaan. Artinya Leganes hanya butuh sekitar dua menit untuk melesakkan gol ke gawang Barca.

Ini adalah hasil buruk kedua Barca dalam sepekan. Awal pekan lalu, Raksasa Catalan juga ditahan imbang Girona di Camp Nou. Kehilangan lima angka dalam dua laga beruntun tersebut membuat Pelatih Barca, Ernesto Valverde kebingungan.

“Ini sepak bola dan itu bisa terjadi, kadang-kadang sulit untuk menjelaskan hal-hal yang terjadi dalam permainan. Kami mengendalikan pertandingan tetapi mereka tahu bagaimana menyakiti kami dalam satu menit, dan jujur satu gol saja tidak cukup,” katanya dikutip dari Marca.

Dalam laga ini, ia melakukan dua perubahan dalam starting XI-nya. Thomas Vermaelen dimainkan di posisi bek kanan menggantikan Jordi Alba. Lalu Munir El Haddadi diberi kesempatan menempati posisi Luis Suarez di lini serang. Valverde baru kembali ke formasi terbaiknya dengan memasukkan Alba dan Suarez setelah tertinggal.

“Ada dua perubahan. Dalam kasus Luis, saya berencana untuk menyimpannya untuk salah satu pertandingan minggu ini dan kasus Jordi, karena dia telah bermain di semua pertandingan, saya khawatir ia punya masalah. Tentu, pada akhirnya pelatih bertanggung jawab,” tegasnya.

Gelandang Barcelona, Sergio Busquets menegaskan, mereka tidak boleh mencari kambing hitam setelah kekalahan ini.

“Hari ini kami tidak punya alasan karena kami bermain 11 lawan 11. Kami adalah tim. Kami menang dan kami kalah bersama. Kami harus membuat penilaian sebagai tim, kami semua kalah,” tegasnya.

Di kubu Leganes, pelatih Mauricio Pellegrino menyebut kemenangan bersejarah atas Barca sebagai tonggak kebangkitan setelah mereka sebelumnya hanya meraih satu poin dan terpuruk di dasar klasemen.

“Kemenangan hari ini adalah kredit untuk semua pekerjaan yang telah dilakukan. Mari berharap hari terus membaik,” kata Pellegrino di Europa Press. (amr/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.