Dua Penyelenggara Pemilu Meninggal

25

TAROGONG KIDUL – Dua petugas penyelenggara Pemilu di Kabupaten Garut dilaporkan meninggal dunia. Keduanya meninggal diduga karena kelelahan.

Komisioner KPU Garut Nuni Nurbayani mengatakan penyelenggara Pemilu yang meninggal yakni anggota KPPS dari Kecamatan Sukawening dan Linmas dari Kecamatan Leles. Keduanya meninggal sebelum hari pencoblosan. “Kalau yang KPPS tanggal 14 April. Dia kelelahan setelah membawa kotak suara,” ujar Nuni di Kantor KPU Garut Rabu (24/4).

Nuni menyebut anggota KPPS tersebut mengalami serangan jantung. Padahal, menurut keluarga, yang bersangkutan tak memiliki riwayat sakit jantung. “Untuk yang Linmas juga karena kelelahan. Banyak yang tak tidur berhari-hari untuk mempersiapkan pemilihan,” katanya.

Selain dua penyelenggara Pemilu yang meninggal, puluhan petugas lainnya juga jatuh sakit. Rata-rata petugas kurang beristirahat karena tingginya aktivitas sebelum pemilihan hingga proses penghitungan. “Di Garut sudah ada tiga orang yang meninggal dan puluhan petugas masuk rumah sakit,” terangnya.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid menyebutkan ada satu anggota Panwaslu di Desa Talagasari Kecamatan Banjarwangi bernama Asep Sumer meninggal dunia akibat kelelahan. Selain itu, 10 orang petugas Pengawas TPS juga dirawat karena kelelahan.

“Asep ini meninggal pada saat masa tenang atau dua hari sebelum pencoblosan,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.