Duel Persib vs Tira-Persikabo : Jadi Ajang Tuntaskan Dendam

16

BANDUNG – Masih ingat dengan hasil imbang dengan PS Tira pada awal Liga 1 2018. Atau masih terngiang dengan kekalahan dari tim besutan Rahmad Darmawan di ajang Piala Presiden 2019.

Namun rentetan catatan kurang apik tersebut akan coba ditebus malam nanti di Stadion Si Jalak Harupat, Ya kedua tim akan memainkan laga tunda pekan kedua Liga 1 2019.

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts tidak bisa menutupi rasa senangnya karena timnya bisa melawan PS Tira-Persikabo malam nanti. Senang akhirnya laga tunda pekan kedua Liga 1 itu bisa digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Rasa senang yang cukup berasalan. Sebab, Alberts cukup dipusingkan karena timnya hanya menggelar latihan dan uji coba selama lebih dari 2 pekan. Terakhir, Maung Bandung bertanding adalah ketika away melawan Semen Padang 29 Mei lalu.

Tentu, lama tidak bertanding berdampak negatif bagi skuadnya. Penurunan kondisi fisik dan kualitas tidak bisa dihindarkan.

’Tapi kami sudah menantikan laga tunda ini. kami sudah siap berkompetisi lagi, kami juga sudah membangun kekuatan. Pemain termotivasi untuk meraih tiga poin besok (hari ini),’’ bebernya.

Motivasi itu bisa jadi senjata andalan yang ampuh bagi Alberts untuk mengalahkan Tira-Persikabo. Dia mengakui tamunya itu merupakan tim yang tidak sembarangan. Punya lini depan bagus, dan transisi yang cepat jadi kekuatannya. Hal itu dibuktikan dengan belum terkalahkannya Tira-Persikabo dalam dua pertandingan yang sudah dilakoni di Liga 1.

’’Kami mempersiapkan penangkalnya.  Kami harus memastikan bisa memenangi laga untuk memenuhi harapan suporter. Misi kami adalah menyingkirkan keraguan besok (hari ini),’’ tegasnya.

Ya, bagi Bobotoh, suporter Persib, lini belakang tim idolanya itu masih belum bagus. Meski belum kalah dalam dua pertandingan dan sama sekali tidak kebobolan di Liga 1, Bobotoh menganggap kehancuran di kompetisi pramusim Piala Presiden 2019 dan kegagalan di Piala Indonesia jadi bukti lini belakang yang masih keropos.

’’Kami akan buktikan. Kami harus bertahan dengan kuat dan fokus menjaga itu,’’ harap pelatih asal Belanda itu.

Malam nanti,  kekuatan Persib bertambah seiring bergabungnya dua pemain yang sebelumnya dipanggil Timnas Indonesia.

Febri Hariyadi dan Ahmad Jufriyanto sudah kembali bergabung dengan tim. Meski dalam kondisi kelelahan, Alberts mengatakan salah satu diantara keduanya bakal dipasang jadi starter malam nanti. ’’Tapi mereka sudah cepat beradaptasi. Jadi mereka akan masuk skuad besok (hari ini),’’ katanya.

Bagusnya lini serang Tira-Persikabo juga dibenarkan oleh kiper Persib I Made Wirawan. Dia mengatakan pemain-pemain seperti Ciro Henrique Alves dan Loris Arnaud sangat berbahaya. Itu belum ditopang oleh lini tengah yang kuat macam Parfait Louis Essengue Eloumou hingga Manahati Lestusen.

’’Tapi saya pribadi tidak mau lihat satu dua pemain, lihat timnya. Kami akan berusaha tampil lebih bagus dari mereka,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih Tira-Persikabo Rahmad Darmawan setuju dengan apa yang dikatakan Alberts mengenai penurunan kualitas tim karena lama tidak bertanding. Hal tersebut juga dirasakan pada skuadnya. Tepatnya ketika melawan PSM Makassar di pekan ketiga Liga 1 pada 29 Mei lalu.

’’Harusnya sebelum lawan PSM kami lawan Persib. Kami kehilangan momentum, ada penurunan kualitas. Tanggal 15 kemarin juga harusnya main, tapi ditunda. Tim membutuhkan waktu untuk kembali ke permainan semula,’’ paparnya.

Tapi baginya itulah tantangan bagi pelatih. RD, sapaannya, sudah sangat siap melawan Persib. ’’Kami juga bakal menghadapi tim yang secara kualitas bagus. Mampu mendatangkan pemain untuk menutupi kekurangan. Jadi kami akan berusaha besok (nanti malam),’’ ucapnya. (pra)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.