Beranda Insiden Dugaan Kepsek Cabuli Muridnya Belum Jelas, Asep: Ada Isu Warga Mau Serang...

Dugaan Kepsek Cabuli Muridnya Belum Jelas, Asep: Ada Isu Warga Mau Serang Terlapor

213
BERBAGI

KOTA TASIK – Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan kepala sekolah (kepsek) berinisial Ag kepada siswinya Ra masih simpang siur. Polisi didorong untuk bisa mengusut dan membeberkan hasil penyelidikannya.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya Asep Devo mengatakan kasus yang baru sebatas dugaan ini memunculkan berbagai asumsi di masyarakat, khususnya di Bungursari.

Maka dari itu, perlu ada kepastian dari pihak berwenang supaya duduk perkaranya menjadi jelas.

”Kuncinya ya bagaimana hasil penyelidikan polisi, dugaan itu benar atau tidak,” ungkapnya kepada Radar, Senin (9/4/2018).

BACA JUGA: Korban Dugaan Pencabulan Kepsek Alami Depresi

Sebelum ada kejelasan secara hukum, kata pria yang juga ketua Forum Masyarakat Bungursari itu meminta masyarakat bisa tenang dan tidak terprovokasi.

Terlebih jika permasalahan sampai berakibat bentrokan secara fisik yang memunculkan masalah baru. ”Karena saya dengar ada sekelompok masyarakat yang akan menyerang tempat tinggal terlapor,” tuturnya.

Sementara itu, sampai kemarin, Polres Tasikmalaya Kota belum mengantongi hasil visum pemeriksaan korban yang bisa menjadi salah satu petunjuk besar dalam penyelidikan polisi.

Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya H Nana Rosadi mengatakan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap korban melalui Pekerja Sosial (Peksos). Saat ini psikologis korban masih mengalami drop. ”Banyak yang ditanyai jadi anaknya tertekan,” ungkapnya.

Nana berharap supaya semua pihak memprioritaskan kondisi psikologis anak dengan membiarkannya menenangkan diri. Untuk proses hukumnya, dia mendukung jika banyak yang melakukan pengawalan dalam perkembangannya. ”Didorong kasusnya, tapi kalau anak jangan diganggu,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Tasikmalaya Kota masih menunggu hasil visum korban dugaan pencabulan yang dilakukan oknum kepala sekolah (kepsek) kepada muridnya. Masyarakat pun diminta menahan diri sebelum ada kejelasan dari pihak berwajib.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Febry Kurniawan Ma’ruf mengaku belum bisa memberikan kejelasan terkait kasus dugaan pencabulan tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil visum dari tim medis terkait pemeriksaan korban. “Kemungkinan besok (hari ini, Red) sudah ada, kita lihat nanti,” singkatnya kepada Radar, Minggu (8/4/2018).

Terpisah, Sekretaris MUI Kota Tasikmalaya KH Aminudin Bustomi meminta masyarakat tidak mudah menjustifikasi berkaitan dengan kasus dugaan cabul itu. Karena dia melihat respon warga di media sosial cukup berlebihan. “Harus mengedepankan azas praduga tak bersalah,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat harus bisa menahan diri terlebih dahulu, setidaknya sampai ada kejelasan dari pihak kepolisian. Jangan sampai kasus yang masih simpang siur ini seolah-olah dianggap sudah pasti.

“Mungkin bisa benar, tapi kalau ternyata sebaliknya kan kasihan juga kepada terlapor,” terang Pimpinan Ponpes Sulalatul Huda Paseh itu. (rga)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.