Dugaan Pungli, Inspektorat Panggil 2 Pegawai SMPN Kota Banjar

116
0

BANJAR – Dugaan kasus pungutan liar di salah satu SMP Negeri yang diungkap Saber Pungli Kota Banjar berlanjut. Kini kasusnya dilimpahkan ke Inspektorat Kota Banjar.

“Iya sudah dipanggil dia orang dan tadi (kemarin, Red) tim sedang konfirmasi ke lapangan,” ungkap Inspektur Kota Banjar Ojat Sudrajat melalui Sekretaris Inspektorat Agus Muslih, Rabu (1/7).

Sementara dalam wawancara sebelumnya, Inspektur Kota Banjar Ojat Sudrajat mengatakan tim Saber Pungli Kota Banjar menyerahkan berkas dugaan tersebut ke wali kota. Disposisi ke sekretaris daerah (sekda) dan sekda memerintahkan Inspektorat untuk menindaklanjuti pemeriksaan dan audit disiplin PNS.

Baca juga : Penderita HIV di Kota Banjar Bertambah

Ia menjelaskan pemeriksaan audit disiplin PNS ini kemungkinan selesai selama 15 hari. “Saat ini masih pengumpulan data, semua yang terkait sesuai laporan itu akan kami ditindaklanjuti,” ujarnya.

Dalam limpahan dari Tim Saber Pungli, pihaknya akan memberikan hasil pemeriksaan dan hasil audit disiplin PNS.

Loading...

“Itu pun kalau ada indikasi pelanggaran PP 53. Hasilnya menjadi rekomendasi dalam persidangan, karena nantinya akan digelar sidang oleh tim PP 53 yang diketuai sekda dan didalamnya ada perwakilan dari asisten daerah satu, Inspektorat, kepegawaian dan OPD terkait,” ujarnya.

Baca juga : Asosiasi Sukwan PGRI Kota Banjar Ngadu ke Dewan, Ini Tuntutannya..

Diberitakan sebelumnya, unit penindakan Saber Pungli Polres Banjar mengamankan oknum pegawai sekolah berinisial, Er, di salah satu SMP Negeri di Kota Banjar. Oknum pegawai itu kedapatan memungut biaya dari orang tua siswa sebesar Rp 350 ribu per siswa.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Jumat (12/6) pagi, polisi mengamankan terduga dengan barang bukti uang sekitar Rp 2 juta, lengkap dengan bukti kuitansi pembayaran. Oknum tersebut diketahui bekerja sebagai bendahara di sekolah negeri tersebut.

Selain, Er, polisi juga memeriksa kepala sekolah berinisial, AH. Dia ikut diperiksa terkait pungutan untuk kegiatan perpisahan siswa tersebut. Namun selang beberapa hari kemudian polisi melimpahkan kasus tersebut ke APIP. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.