Dukun Beranak Diperiksa Polisi, Kasus Jasad Bayi Busuk di Cisayong Tasik

48
0
radartasikmalaya
Tim Identifikasi Satreskrim Polresta Tasik mengevakuasi jasad bayi di Cisayong, Rabu (20/01) siang. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Kasus temuan jasad bayi membusuk di area pesawahan Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasik, Rabu (20/01) siang, terus diusut Satreskrim Polresta Tasik.

Setelah Kamis (21/01) sore dilakukan autopsi terhadap jasad bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi.

Kasatreskrim Polresta Tasik, AKP Yusuf Ruhimat mengatakan, timnya sejak kejadian langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi kejadian.

“Beberapa saksi telah kita periksa. Sekitar 5 orang lah. Yang kita periksa warga yang hamil termasuk dukun beranak,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com, Jumat (22/01) pagi.

Terang dia, untuk hasil autopsi sendiri diperiksakan memakan waktu seminggu hingga 10 hari.

loading...

Dia berharap dalam waktu dekat sudah dapat diketahui hasil detailnya.

“Mudah-mudahan kita dapat segera ungkap ya. Hingga kini belum ada yang kita curigai. Namun, kita terus bergerak dan akan mengungkap tuntas kasus ini,” singkatnya.

Sebelumnya, kasus penemuan jasad bayi di Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/01) siang, terus diselidiki pihak Satreskrim Polresta Tasikmalaya.

Kamis (21/01) sore, Inafis Satreksrim Polresta Tasik bersama Dokter Forensik Polda Jabar, dr Fahmi Arief Hakim Sp MM melakukan otopsi di Kamar Mayat RSUD dr Soekardjo.

“Otopsi yang kita kerjakan tadi ini adalah jenazah seorang bayi berumur kurang lebih 8 sampai 9 bulan dalam kandungan,” ujar Fahmi kepada radartasikmalaya.com usai otopsi.

“Kemudian, jenis kelaminnya perempuan dan kondisinya sudah keadaan membusuk lanjut. Karena telah kita periksa beberapa hal yang nanti untuk mendukung apakah bayi ini sudah pernah bernafas atau belum untuk penyelidikan lebih lanjut,” sambungnya.

Maka, terang dia, karena kondisi jenazah ini sudah membusuk maka pihaknya harus melakukan pemeriksaan patologi di laboratorium agar lebih detail diketahui jelasnya.

“Jadi secara umum hasil pemeriksaan itu belum seluruhnya kita dapatkan faktanya. Karena ada pemeriksaan yang harus kita lakukan di laboratorium,” terangnya.

Kasus ini berawal dari sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan warga saat membersihkan saluran irigasi di tengah pewasawahan, Rabu (20/01) siang.

Penemuan jasad bayi ini ditemukan warga di Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya.

Bayi yang awalnya dikira bangkai hewan monyet tersebut diduga baru lahir.

Lantaran tali ari-arinya masih menempel di bagian perut bayi.

Penemuan mayat bayi ini membuat geger warga sekitar lokasi kejadian di Kampung Cinta Asih, Desa Sukaraharja.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.