Duo Milan Berebut Cesc Fabregas

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

DUA klub raksasa Liga Italia Serie A, AC Milan dan Inter Milan dikabarkan saling sikut untuk mendatangkan gelandang Chelsea, Cesc Fabregas.

Duo Milan itu dikabarkan tertarik menggaet pemain asal Spanyol yang kini berusia 31 tahun itu, lantaran keduanya sedang membutuhkan tambahan tenaga untuk lini tengah mereka.

AC Milan sendiri sudah mengincar pemain bernama lengkap Francesc “Cesc” Fàbregas Soler itu sejak musim panas lalu, saat klub I Rossoneri itu mempunyai pemilik baru asal Tiongkok yakni Rossoneri Sport Investment Lux.

Bahkan, pada saat itu, AC Milan siap menawar 27 juta pound sterling atau setara dengan Rp397 miliar untuk mendatangkan Fabregas ke San Siro. Namun sayang, tawaran itu tidak menggoyahkan Fabregas yang ingin tetap bertahan di Chelsea, meski pada saat itu mantan pemain Barcelona tersebut hanya jadi pilihan kedua pelatih terdahulu Chelsea, Antonio Conte.

Meski pernah mendapatkan penolakan mentah-mentah dari Fabregas yang pada saat itu masih merasa nyaman bersama The Blues, namun hal itu tidak menyurutkan niat AC Milan untuk kembali menggaet mantan kapten Arsenal tersebut.

Kabarnya, I Rossoneri berniat kembali untuk membeli Fabregas dari Chelsea pada jendela transfer musim dingin nanti. Hal itu lantaran Milan ingin mempunyai pemain senior yang bisa menjadi dirijen lapangan tengah membantu Lucas Biglia.

AC Milan memang menjadi salah satu tim yang cukup aktif dalam bursa transfer musim panas ini. Setidaknya, mereka telah berhasil mendatangkan Gonzalo Higuain dan juga Mattia Caldara dari Juventus ke Sansiro.

Namun, hal itu tak langsung menjamin AC Milan untuk terus bisa meraih kemenangan. Setidaknya di lawa awal, tim yang kini diarsiteki oleh Gennaro Gattuso itu harus menerima kekalahan atas Napoli 2-3. Namun, kegagalan meraih kemenangan itu dibayar usai AC Milan berhasil menundukkan, rival terkuatnya di Serie A, AS Roma.

Akan tetapi, hal itu seolah tidak membuat puas dengan kondisi skuatnya saat ini. Hingga akhirnya muncul nama Fabregas yang menjadi incaran utama tim Merah Hitam tersebut.

Tak hanya itu, ketertarikan AC Milan untuk menggaet Fabregas juga kabarnya karena direktur klub, Leonardo yang sudah siap menjalani proyek ambisius di musim 2019/2020 mendatang.

Oleh sebab itu, manajemen klub kabarnya sangat optimis untuk bisa mendatangkan Fabregas dengan harga yang terjangkau, mengingat pemain Timnas Spanyol itu kontraknya akan segera habis di akhir musim 2018/2019.

“Milan bisa mendapatkan Fabregas Januari nanti. Kontraknya akan habis pada Juni 2019. Chelsea akan menerima tawaran Milan agar Fabregas tidak lepas secara gratis,” begitu laporan dari Corriere Dello Sport.

Namun, perburuan AC Milan untuk mendatangakan Fabregas nampakany tidak akan mudah. Pasalnya, rivalnya di Serie A, Inter Milan juga kabarnya mengincar tanda tangan pemain kelahiran 4 Mei 1987 itu.

Dilaporkan Dailay Express, kabarnya perburuan Nerrazurri terhadap Fabregas itu lantaran mereka sedang membutuhkan tambahan tenaga di lini tengahnya. Bukan rahasia lagi, jika Luciano Spalletti kurang puas dengan performa lini tengahnya. Meski pada musim panas kemarin Inter baru mendatangkan Radja Nainggolan, namun nampaknya Spalletti masih membetuhkan tandem yang sepadan untuk menemani pemain keturunan Indonesia itu, dan ia merasa Fabregas cocok untuk posisi tersebut.

Namun Inter sendiri dipastikan bukan peminat tunggal Fabregas. Tetangga mereka, AC Milan juga disebut sangat meminati jasa Fabregas. Selain itu, kabarnya diminati oleh klub raksasa Spanyol Real Madrid.

Kemungkinan besar Fabregas memang akan berlabuh ke klub lain, mengingat pemain yang bergabung dengan Chelsea pada tahun 2014 itu akan habis masa kontraknya bersama The Blues pada 2019, mendatang.

Dan hingga kini, belum ada  tanda-tanda dari pihak Chelsea yang ingin memperpanjang didikan La Masia tersebut. Jika kondisi ini berlanjut, maka Fabregas akan berstatus sebagai free agent musim depan, sehingga klub yang berminat untuk mendatangkannya bisa berhemat.

Kemungkinan Fabregas meninggalkan Stamfod Bridge lantaran pelatih baru Chelsea Maurizio Sarri yang tidak memberinya posisi inti. Sejak pelatih asal Italia itu bekerja sebagai pelatih kepala The Blues, Fabregas baru sekali turun di laga resmi. Yakni, saat laga menghadapi Manchester City di Community Shield.

Fabregas butuh jam tampil lebih banyak karena usianya masih 31 tahun. Fabregas masih prima untuk berkompetisi di level tertinggi. Bahkan, Fabregas dinilai masih berpeluang membela Spanyol di Piala Eropa 2020, mendatang. (gie/fin)

loading...