Dusun Desa Jadi Sentra Tusuk Sate

38
PENGRAJIN. Pengrajin di Dusun Desa, Desa Saguling Kecamatan Baregbeg tengah membuat tusuk sate secara manual, Rabu (7/8). IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA

BAREGBEG – Hampir semua warga di Dusun Desa, Desa Saguling Kecamatan Baregbeg menjadi pengrajin tusuk sate. Tusuk sate yang dibuat secara manual dan tradisional itu mampu bersaing dengan tusuk sate buatan mesin.

Odah (55) menceritakan, Dusun Desa sudah dikenal sebagai sentra tusuk satu di Kabupaten Ciamis sejak dulu. Hampir semua warga di dusun ini menjadi pengrajin tusuk satu secara turun temurun. Mereka membuat tusuk satu secara manual dengan pisau.

Menjelang Idul Adha atau kurban banyak pengepul yang berdatangan dari berbagai daerah membeli tusuk satu. Para pengepul itu lalu menjualnya kembali ke daerah-daerah lain. Dengan demikian, para pengrajin tak perlu repot-repot untuk memasarkannya.

Menurut dia, tusuk sate buatan Dusun Desa lebih kuat dibanding buatan mesin. Tusuk sate buatan mesin meskipun lebih mengkilap tetapi daging lebih mudah merosot. Makanya, tusuk satu tradisional itu terus diburu pembeli. “Jadi pengrajin tusuk sate ini lumayan menambah penghasilan sehari-hari,” katanya kepada wartawan, Rabu (7/8).

Odah biasanya membuat tusuk satu sebanyak 20 ikat atau 250 batang tusuk sate selama tiga sampai lima hari. Selain ke pengepul, tusuk satu ini kadang-kadang dijual secara eceran ke warung-warung. Harganya Rp 5 ribu per dua ikat. “Hampir satu kampung sudah terbiasa bikin tusuk sate. Alhamdullilah permintaan saat ini meningkat,” ujar dia.

Sarkosih (80) menyatakan, mulai menyeriusi pembuatan tusuk sate sejak berumur 60 tahun ketika tubuhnya sudah tidak mampu lagi melakukan pekerjaan-pekerjaan berat. Di Dusun Desa banyak lansia-lansia yang terjun menjadi pengrajin tusk sate. “Bersyukur tusuk sate dari kampung kami banyak yang dipakai. Katanya kualitasnya bagus dibanding bikinan mesin,” katanya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.