EDAN.. Bacok Orang Hanya untuk Bukti Mampu Jadi Ketua Geng Motor

118
0
radartasikmalaya
Korban masuk IGD RSUD Arjawinangun karena menerima luka bacok di paha. Istimewa
Loading...

CIREBON – Akhirnya, motif pembacokan yang dilakukan ketua geng motor di Jalan By Pass Arjawinangun Desa Kebonturi Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, terungkap.

DM pelaku pembacokan mengaku, melakukan aksi sadis membacok orang untuk membuktikan kalau dirinya sudah mampu menjadi ketua geng motor di wilayah Cirebon Barat.

“Alasan membacok korban untuk pembuktian saja, kalau DM mampu menjadi ketua geng motor di wilayah barat,” kata Kapolsek Arjawinangun AKP Nana Ruhiana melalui Kanit Reskrim Ipda Harmoko.

Diberitakan sebelumnya, sebelum membacok AA (13) warga Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan dengan senjata tajam, DM bersama teman-temannya mengonsumsi minuman keras (miras).

Setelah itu, mereka konvoi pada Kamis dini hari (9/12) sekitar pukul 00.20 WIB.

Loading...

Di perjalanan, geng motor tersebut bertemu korban berinisial AA yang pulang dari Alun-alun Arjawinangun.

Ia naik motor Yamaha Vega, bersama 2 temannya, AR (13) dan RH (13).

Dengan posisi, AR mengendarai motor, RH di tengah, dan AA berada paling belakang.

“Keterangan korban, mereka sudah merasa diikuti oleh pelaku yang merupakan geng motor. Pelaku konvoi bersama tema-temannya. Tapi, pikiran korban aman saja dan tidak curiga akan diserang,” kata aparat Desa Tegalkarang, Samira.

Setibanya di lokasi kejadian, dua motor jenis Yamaha Lexi dan Nmax memepet korban dari kanan dan kiri.

Tanpa basa-basi lagi, mereka langsung menyerang korban menggunakan celurit, hingga mengenai paha korban sebelah kiri.

“Dugaan pelaku yang konvoi 10 orang. Tapi, yang bacok satu orang,” katanya.

Korban dan temannya tetap melanjutkan perjalanan. Mereka kemudian berhenti di SPBU Winong untuk meminta pertolongan.

Untungnya, ada anggota Sat Brimob, sehingga korban yang mengalami luka dengan darah bercucuran dibawa ke RSUD Arjawinangun. Sementara para pelaku melarikan ke arah Palimanan.

“Saya dapat telepon kalau warga saya dibacok geng motor dan berada di RSUD Arjawinangun. Saya langsung hubungi Polsek Arjawinangun melalui telepon,” tutur Samira.

Tidak lama kemudian, anggota unit Reskrim Polsek Arjawinangun tiba di IGD RSUD Arjawinangun.

Polisi lalu mengorek keterangan korban. Di saat bersamaan datang sekelompok pemuda dengan jaket geng motor. Mereka mengantar temannya yang mengalami kecelakaan.

Saat itu korban mengenali jaket mereka. Sehingga melaporkan kepada polisi, bahwa yang melakukan penganiayaan adalah kelompok mereka.

Dengan sigap polisi mendatangi dan menanyakan penyebab mereka datang ke IGD RSUD Arjawinangun.

Dari pertanyaan itulah, kemudian mengarah kalau pelaku penganiayaan terhadap AA adalah DM.

“Katanya yang melakukan penganiayaan adalah DM. Pelaku sudah ditangkap dan sudah mengakuinya,” jelasnya. (cep/radarcirebon)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.