EDAN.. Oknum Guru Cabuli Siswi SD dalam WC di Sukahening Tasik

391
0
radartasikmalaya
Terduga kasus pencabulan yang juga seorang guru honorer saat diperiksa penyidik Satreskrim Polresta Tasik, Rabu (30/12) malam. istimewa for radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Seorang oknum guru honorer penduduk Cihauebeuti Kabupaten Ciamis, YM (33), diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual terhadap bocah kelas 6 SD di wilayah Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasik, Ato Rinanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa ada seseorang yang diduga telah melakukan tindak pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur.

“Kami saat ini mendampingi ananda korban dugaan pencabulan dan kekerasaan seksual terhadap anak untuk melapor ke Polresta Tasikmalaya,” ujar Ato kepada wartawan, Kamis (31/12) sore.

Ia menerangkan, dugaan tindak pencabulan dan kekerasan seksual yang diduga dilakukan oknum guru olahraga tersebut terjadi di sebuah wc musala di wilayah Kecamatan Sukahening.

Modus terduga pelaku yaitu meminta kepada korban untuk diantar ke WC di salah satu musala, dengan dalih akan di bersihkan alat vitalnya.

Loading...

“Pelaku meminta korban membuka celananya dan kemudian membersihkan alat vital korban dan memasukan salah satu jarinya ke kemaluan korban,” terangnya.

Menurutnya, terduga pelaku ini selain seorang guru honorer, dia juga memiliki pekerjaan sebagai instalasi listrik.

Dari keterangan terduga pelaku motifnya hanya dorongan syahwat saja.

“Jadi ketika melihat korban si pelaku ini katanya ada hasrat ingin ‘begituan’,” bebernya.

Ia menambahkan, pada saat itu korban menangis dan diketahui oleh teman-temannya yang kemudian dilaporkan kepada orang tua korban dan warga lainnya

“Warga kemudian sigap mengamankan pelaku,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Cisayong AKP Ajat Sudrajat mengatakan, kejadian dugaan pencabulan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di sebuah WC Tajuk, Selasa (29/12) kemarin.

Awalnya korban sedang bermain di sekitar rumahnya dekat toilet Tajuk.

Tiba-tiba ada sebuah mobil Kijang Super Z-1023-WI warna silver yang dikendarai terduga pelaku, berhenti di sekitar TKP.

“Pelaku turun dari mobil dan menghampiri korban. Pelaku berpura-pura menanyakan toilet dan korban pun menunjukan toilet dekat Tajuk,” tuturnya.

Ajat menandaskan, pelaku kemudian masuk ke dalam toilet, tapi begitu pelaku sudah berada di dalam toilet tiba-tiba pelaku memanggil korban yang saat itu sedang di sekitar TKP dan korban pun langsung menghampirinya.

“Di dalam toilet pelaku meraba-raba kemaluan korban,” tandasnya.

Ia menyebut, korban kemudian keluar dari toilet sambil menangis dan diketahui oleh teman-teman dan orang tua korban.

“Pelaku awalnya berkelit tidak mengaku, tapi akhirnya mengaku juga telah melakukan pencabulan,” katanya.

Kasusnya kini di tangani unit perlindungan perempuan anak Satreskrim Polresta Tasikmalaya.

“Masih dalam proses,” singkat Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.