Umtas Akan Membentuk Inkubasi Bisnis Mahasiswa

Edukatif, Kreatif dan Sejahtera

35
0
SEMINAR WIRAUSAHA. Ketua Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) Aam Imaduddin MPd memberikan sertifikat penghargaan kepada Direktur Holistika Institut dan Finalis Nasional Wirausaha Sosial Cecep Ernanto sebagai pemateri seminar Selasa (12/2). (Siti Aisyah / radartasikmalaya.com)
Loading...

TASIK – Program Studi Bimbingan Konseling (BK) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) melaksanakan seminar dan workshop di Graha Umtas, Selasa (12/2).

Temanya, Membentuk Generasi Edupreneur yang Edukatif, Kreatif dan Sejahtera. Pembicaranya, Cecep Ernanto, Direktur Holistika Institut dan Finalis Nasional Wirausaha Sosial.

Ketua Program Studi BK Umtas Aam Imaduddin MPd menuturkan seminar dan workshop itu tujuan utamanya terbentuknya pusat ikubasi bisnis mahasiswa yang nantinya mengelola kelompok bisnis mahasiswa dalam bidang apapun.

“Jadi lulusan kita nantinya diharapkan memiliki jiwa entrepreneur. Targetnya dengan seminar ini ingin mengembangkan pusat inkubasi bisnis mahasiswa, sehingga agendanya selain materi juga ada pengembangan inkubasi bisnisnya sampai pembentukan unit bisnis, kita juga akan buat kelompok diskusi di WA sehingga pelatihannya terus berlanjut,” tutur Aam saat diwawancara di sela seminar, Selasa (12/2).

Direktur Holistika Institut dan Finalis Nasional Wirausaha Sosial Cecep Ernanto menuturkan bisnis zaman sekarang bisa diawali dengan minat, hobi dan passion.

Minat berkaitan dengan kecenderungan atau ketertarikan, hobi dengan kesenangan dan passion suatu hal yang melekat dalam diri seseorang.

“Seorang wirausaha itu jangan takut bangkrut, karena dari kondisi itu kita bisa menganalisis apa yang menjadi penyebabnya dan ujian ini akan menaikan tingkat atau derajat usaha kita,” tutur Cecep.

Loading...

Dia juga mengatakan untuk skala mahasiswa, bisnis bisa dimulai melalui pendekatan pasar dan pendekatan produksi.

Pendekatan pasar tanpa modal. Tanpa punya barang. Hanya perlu membangun relasi marketing dan jejaring.

“Sedangkan pendekatan produk atau jasa yakni membangun produk, banyak melakukan eksperimen membuat produk dan lainnya yang unik dan berbeda,” terangnya. (ais)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.