Efek Wabah Corona, Hewan Taman Satwa Cikembulan di Kadungora Garut Terbengkalai

108
0

KADUNGORA – Hewan di Taman Satwa Cikembulan Kecamatan Kadungora terancam terbengkalai. Pasalnya, sejak awal Mei, tak ada satu orang pun pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut.

“Sejak awal Mei sudah tidak ada pengunjung. Praktis kita sudah tidak ada pemasukan lagi,” kata Manager Operasional Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, kepada wartawan, Minggu (26/4).

Baca juga : 2 Bulan Gadis Warga Jakarta Disekap, Dipukul & Disundut Rokok oleh Pemuda Garut

Rudy mengaku bila pandemi Covid- 19 berlangsung panjang, ia khawatir pakan untuk satwanya akan terbengkalai. Kecuali bila ada perhatian dari pemerintah.

Ia mencontohkan untuk memberi pakan macan tutul saja, pihak manajemen harus merogoh kocek Rp 20 Juta tiap bulannya. Pakan daging segar harus disediakan agar macan tutul tidak kelaparan.

Saat ini, kata Rudy, Taman Satwa Cikembulan memiliki satwa sebanyak 435 ekor berupa mamalia, aves dan reptil. Seperti 5 ekor macan tutul, Harimau Sumatera 1 ekor, Orang Utan 6 ekor, Beruang Madu 1 ekor, Singa Afrika 8 ekor dan jenis hewan lainnya.

“Kalau ditotalkan semuanya, tiap bulannya pihak manajemen harus mengeluarkan anggaran Rp 220 juta.Terus terang saja, kita paling bertahan sampai Juni. Kalau pandemi ini masih berlanjut kita tak sanggup lagi,” katanya.

Ia mengatakan untuk mengurangi defisit, ia terpaksa merumahkan sebagian karyawannya. Dalam kondisi normal, ada 30 karyawan yang bekerja di Taman Satwa Cikembulan. Namun kali ini hanya 15 orang saja yang bekerja.

Baca juga : Wanita Warga Sukaresmi Garut Tidur Pake Perhiasan, Dibunuh Tetangganya..

“Untuk mengurangi beban gaji karyawan terpaksa kami rumahkan sebagaian. Sementara yang 15 orang masih bekerja karena dibutuhkan untuk mengurus makan dan kebersihan kandang,” terangnya.

Rudy menegaskan sebagian satwa yang ada di Taman Satwa Cikembulan merupakan titipan dari pemerintah. Saat kondisi normal, dirinya tak pernah mengeluh mengenai biaya operasional. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.