Dibayarkan Setelah Ada Investor

Eks Karyawan BWP Tunjuk Kuasa Hukum

49
0
Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya SEPI. Pengunjung menikmati liburan di Banjar Water Park Selasa (26/12). Tahun ini jumlah pengunjung ke BWP menurun jika dibandingkan tahun lalu.

BANJAR – Eks karyawan Banjar Water Park (BWP) menuntut agar gaji mereka bisa dibayarkan pihak perusahaan. Mereka pun menunjuk kuasa hukum untuk menyelesaikan persoalan belum dibayarkannya gaji tersebut.

“Saya diberikan kepercayaan oleh mereka (eks karyawan BWP, Red) sebagai kuasa hukum. Saya akan pelajari dulu, potensi perkaranya wanprestasi atau perkara hubungan industrial. Yang jelas perusahan harus bertanggung jawab, apalagi pemberhentian sepihak secara lisan oleh direktur, tidak menjukan profesionalnya pengelolaan BWP,” kata Hendrayana, kuasa hukum eks karyawan BWP Selasa (17/9).

Sementara itu, Direktur BWP Dadan Suhendar tidak memungkiri ada tunggakan gaji kepada karyawan. Ia mengatakan BWP tetap akan bertanggungjawab memenuhi hak pegawai, meskipun kini belasan pegawai itu telah diberhentikan.

Disamping itu, pemberhentian dilakukan direktur sebelumnya. “Tidak bisa dipungkiri bahwa BWP mempunyai utang gaji terhadap karyawan yang lumayan besar. Terlepas dari periode kapan utang gaji ini terjadi, tapi tetap menjadi tanggung jawab kami untuk segera menyelesaikannya,” katanya.

Ia menjelaskan persoalan gaji pegawai sudah masuk dalam tahapan pemulihan BWP. Dalam tahapan itu, pembayaran hak pegawai dilakukan setelah terlaksana kerja sama operasional (KSO) dengan pihak ketiga (investor).

“Ada beberapa tahapan yang akan kami lakukan untuk penanganan BWP. Antara lain, melaksanakan KSO dengan pihak ke-3, kemudian penyelesaian kewajiban utang perusahaan, kemudian revitalisasi wahana,” ujarnya.

Loading...

Kata Dadan, proses KSO tinggal satu langkah lagi, yaitu penandatanganan kerja sama/KSO.

“Dan tahapan selanjutnya proses penyelesaian utang perusahaan. Untuk itu kami mohon doa dan dukungannya kepada semua pihak supaya dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun,” harap Dadan.

Sebelumnya, empat belas mantan karyawan Banjar Water Park (BWP) mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Banjar.

Mereka mengadu pascadiberhentikan dari perusahaan daerah itu dan gajinya selama enam bulan belum dibayarkan.

“Sudah lima bulan kita dipecat. Kita mau menagih hak-hak yang belum dipenuhi oleh manajemen Banjar Water Park. Kami datang ke sini (Disnakertrans) meminta diperjuangkan supaya tuntutan kami didengar oleh wali kota Banjar,” kata Yanto Susanto, mantan karyawan BWP. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.