Beranda Nasional Eksistensi Parpol Jadi Penentu,

Eksistensi Parpol Jadi Penentu,

163
BERBAGI
Ilustrasi

TASIK –  Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 sudah di depan mata. Ada 14 partai politik yang sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu mendatang.

Para parpol di Kota Tasikmalaya pun mulai melakukan rekrutmen bakal calon legislatif (bacaleg).  Yang nantinya akan menjadi ajang pertarungan kader terbaik di masing-masing partai politik dalam merebut hati masyarakat.

Ketua DPC Gerindra Kota Tasikmalaya H Nandang Suryana mengaku kuota pendaftar untuk Pileg sudah penuh untuk 45 orang. Pihaknya memang tidak membuka pendaftaran secara formal akan tetapi melalui komunikasi para kader di lapangan. ”Alhamdulillah animo sangat tingi, dalam dua minggu kemarin sudah penuh,” ungkapnya.

Dalam Pileg 2019 nanti, kata dia, Gerindra menargetkan 10 kursi DPRD. Sebab pihaknya ingin partai yang dipimpin bisa merebut kursi Ketua DPRD dari PPP. ”Saya rasa target itu masih terbuka untuk di raih,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya Cepi Restiadi menuturkan sejak dibuka pendaftaran pada akhir Januari 2018. Tercatat sudah ada 34 peserta yang mengembalikan formulir pendaftaran. ”Jadi kami masih membuka sampai Juni mendatang,” terangnya.PKB sendiri tidak mau menetapkan target yang muluk-muluk  untuk raihan kursi di Pileg 2019 nanti. Dia berharap lima kursi caleg bisa diduduki oleh para politisi dari partainya. ”Kalau bisa lebih berarti anugrah bagi kami,” katanya.

Sekretaris Partai Golkar Kota Tasikmalaya H Nurul Awalin MSI menyebutkan dalam dua bulan terakhir pendaftaran bacaleg dibuka, tercatat sudah ada 38 orang. Meskipun belum memenuhi kuota 45 orang, pihaknya menilai masih cukup banyak waktu untuk memenuhinya. ”Pendaftaran masih dibuka sebelum daftar ke KPU,” katanya.

Sebagai partai yang sudah memiliki lima kursi di DPRD , dia berharap pada Pileg 2019 bisa meraih tambahan menjadi 8 kursi. ”Kita targetkan 8 kursi dan itu sangat realistis. Apalagi kita sudah memiliki kader terbaik yang duduk di eksekutif,” terangnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya  Kepler Sianturi mengaku pihaknya belum membuka pendaftaran karena menunggu Muskerda yang dilanjutkan Muskercab. Akan tetapi sesuai pembahasan internal partai yang sebelumnya dilakukan, pihaknya menargetkan 10 kursi. ”Itu hasil konsolidasi kita, tergetnya 10 kursi,” katanya.

Pengurus PKS Kota Tasikmalaya Dede Muharam menuturkan partainya tidak membuka pendaftaran. Akan tetapi PKS sudah menyiapkan 45 kader yang akan didorong ikut serta dalam Pileg 2019. ”Targetnya yang ideal saja, 8 kursi,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar, sampai saat ini beberapa parpol di Kota Resik diketahui masih kekurangan bacaleg. Seperti yang terjadi di Partai Nasdem Kota Tasikmalaya, pasca dibuka pendaftaran awal tahun 2018. Partai yang didirikan Surya Paloh itu mengalami kekurangan sebanyak 7 bacaleg. ”Hingga kini yang sudah mengembalikan formulir mencapai 38 orang. Insya allah pekan ini semua formulir masuk. Sebetulnya pendaftaran sampai 10 Februari lalu, tetapi kita perpanjang sambil menunggu proses pembukaan dari KPU,” ungkap Wakil Ketua Bidang OKK Partai Nasdem Kota Tasikmalaya Atang Setiawan kepada Radar, Selasa (3/4).

Hal sama juga dialami Partai Bulan Bintang (PBB), partai yang paling terakhir diakui menjadi peserta pemilu itu sudah berhasil mengumpulkan sebanyak 40 orang bacaleg. ”Kita tinggal sedikit lagi, untuk memenuhi kuota 45 bacaleg. Dan kami optimis hingga batas akhir pengembalian berkas pada 7 April 2018 semua telah terisi penuh,” ujar  Ketua Bidang Perekrutan Bacaleg DPC PBB Kota Tasikmalaya Syarif Hidayat.

Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Tasikmalaya Ucu Ishak Ibrahim mengatakan pasca dibuka pendaftaran pada Februari 2018, saat ini baru 25 bacaleg yang telah mengembalikan formulir. “Masa pendaftaran masih terbuka dan lama. Kita agendakan sampai akhir Mei 2018,” terangnya.

Ketua Komite Pemenangan Pemilu Daerah (KPPD) DPD PAN Kota Tasikmalaya Dede Solih menjelaskan pasca dibukanya pendaftaran Bacaleg pada 10 Maret lalu, 35 pendaftar sudah mengembalikan formulir. Meskipun penutupan pendaftaran tinggal hitungan hari yakni pada 10 April, pihaknya optimis kuota pendaftaran sebanyak 45 pendaftar akan terpenuhi. “Target kami 8 kursi di DPRD. Peningkatan dari sebelumnya 5 kursi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menerima pendaftaran dari dapil IV (Mangkubumi – Kawalu) atas nama Nandang Ali. Putra dari Pimpinan Ponpes Al-Urwatul Wusto Gunung Kondang Kawalu, KH Lukman Hakim. “Hari ini juga kami kedatangan bacaleg yang mengembalikan formulir. Diantar para tokoh ulama yang tergabung dalam aliansi ulama Kecamatan Mangkubumi, putra dari KH Lukman Hakim,” papar lelaki yang akrab disapa Desol.

Sementara, PPP Kota Tasikmalaya mengklaim lebih dahulu memenuhi kuota dalam penjaringan bacaleg pada Pileg 2019. Meski pembukaan pendaftarannya baru dibuka beberapa minggu lalu.

“Sampai 31 Maret, Lajnah Pemenangan Pemilu (LP2) DPC PPP mendata sudah 45 bacaleg yang mengembalikan formulir,” ujar Divisi Humas, LO dan Relasi Media LP2 DPC PPP Kota Tasikmalaya Yanuar M Rifki.

Menurutnya, saat ini LP2 terus mematangkan pembahasan serta langkah dalam menggeber para bacaleg untuk terjun bergerilya di masyarakat. Disamping pihaknya menunggu proses rekrutmen yang dibuka DPP PPP. “Kita optimis akan terus ada peningkatan sebab pembukaan pendaftaran sampai 30 April,” tuturnya.

Terpisah, pemerhati  politik dan sosial Tasikmalaya Asep M Tamam mengatakan eksistensi parpol dan keaktifan ketua parpol serta bacalegnya menjadi faktor penentu dalam menarik simpati masyarakat. “Kuncinya bagaimana parpol dan caleg itu bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat Kota Tasik. Jadi hanya sekadar euforia di medsos,” tandasnya.(igi/rga)

Facebook Comments

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.