Tasikmalaya Selatan Bisa Seperti Pangandaran

Ekspedisi Radar Tasikmalaya Susur Selatan Jabar (7)

172

Kabupaten Tasikmalaya memiliki garis pantai cukup panjang, membentang dari wilayah perbatasan Kabupaten Pangandaran hingga perbatasan Kabupaten Garut.

Laporan: NANA SURYANA

Kawasan pesisirnya juga memiliki karakter yang khas. Sehingga, beberapa daerah pantainya menjadi tujuan wisata. Meskipun belum dikelola maksimal, bahkan sebagian besar belum dimanfaatkan sebagai sumber retribusi wisata.

Namun ternyata, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memiliki rencana besar terhadap pengembangan wisata di wilayah pesisirnya.

Potensi wisata di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya tidak kalah dengan Kabupaten Pangandaran yang sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan. Kabupaten Tasikmalaya memiliki beberapa pantai yang sangat indah dan eksotis. Sudah layak menjadi destinasi tujuan wisata para pelancong.

Bagaimana rencana pengembangan pariwisata di pesisir Kabupaten Tasikmalaya ke depan, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya Asep Saeful Bahri optimis, wilayah Tasikmalaya selatan akan berkembang menjadi kawasan wisata dan perekonomian masyarakat.

“Tasikmalaya selatan ini sudah masuk dalam Riparda (Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah) Provinsi Jawa Baat, karena itu ke depan pariwisatanya tentu akan terus berkembang, saya yakin bisa seperti Pangandaran,” ungkapnya saat berbincang dengan Radar.

Dia mengakui perkembangan sektor wisata di wilayah pesisir masih lambat. Hal ini karena investor belum banyak yang tertarik. “Namun sekarang seiring berkembangnya pariwisata di Jawa Barat, sudah mulai banyak yang tertarik, beberapa investor sudah berkomunikasi dengan kami,” ujarnya.

Dikatakannya, optimisme pengembangan sektor pariwisata di pesisir Kabupaten Tasikmalaya juga tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tasikmalaya tahun 2019.

Asep menyebut Pemkab Tasikmalaya akan mulai menggarap serius dua kawasan wisata, yakni wisata pantai dan gunung di kawasan obyek wisata Gunung Galunggung.  “2019 pengembangan wisata akan dimulai, sesuai dengan Riparda Provinsi Jawa Barat, kajian akademinya juga sudah dimulai,” ujarnya.

Ke depan, promosi wisata juga akan terintegrasi secara menyeluruh. “Nanti kawasan wisata ini masuk dalam paket wisata yang dijual para tour travel di Priangan Timur dan Pangandaran,” ungkapnya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mempersiapkan pengembangan kawasan wisata secara bertahap. “Memang dibutuhkan gerakan yang bersinergi antara pemerintah, masyarakat dan pengusaha dalam rangka mengembangkan potensi pariwisata,” terangnya.

Saat ini, pengunjung ke kawasan obyek wisata Karang Tawulan juga terus meningkat. “Target retribusinya selalu tercapai, saat ini saja memasuki pertengahan tahun, sudah lebih dari lima puluh persen, semakin ramai,” ungkapnya.

Rencananya pengembangan kawasan wisata disambut baik para pelaku wisata. Ketua Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Pantai Karang Tawulan Kabupaten Tasikmalaya Nana

Sukmawijaya optimis sektor pariwisata akan berkembang di wilayah pesisir selatan. “Jalan sudah bagus, tinggal infrastruktur tambahan dan yang tak kalah penting promosi wisata yang gencar,” tandasnya. (bersambung)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.