Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

El Diablo Tak Sabar Bertemu Rossi

17
0
Fabio Quartararo

JAKARTA – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo tampil impresif di race MotoGP Austria, Minggu (11/8) lalu. Finis di urutan ketiga membuatnya tak sabar kembali naik podium.

Namun, ada satu hal yang meng­ganjal hatinya. Hingga race ke-11, El Diablo-sebutan Fabio Quartararo- tak sempat mencicipi laga head to head bersama sang idola, Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Sejak latihan FP1 hingga FP3 di Sirkuit Spielberg, Fabio sempat mengira race kemarin akan menjadi arena pertarungannya dengan Rossi. Namun, ia malah menang jauh ketimbang The Doctor. Rossi hanya finis ke empat, berbeda 0,4 detik dengannya.

Sebelumnya, kesempatan berduel dengan Rossi hampir terjadi saat MotoGP Ceko. Sayang, Rossi finis jauh di depan Quartararo. Finish ketiga menjadi bukti bahwa pembalap Perancis itu mampu bersaing dengan para seniornya di tim Yamaha, Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

“Di Brno (MotoGP Ceko), saya telah melakukan yang terbaik. Saat saya sudah di depan dia, saya sudah tahu ini akan menjadi pertarungan idola dan fans,” tuturnya, dilansir dari MotoGP.com.

Di race kemarin, pembalap muda Prancis itu sempat memimpin balapan selama enam lap, sebelum akhirnya disalip Andrea Dovizioso dan Marc Marquez satu lap berikutnya. “Setiap lap saya lebih cepat 0,1 detik dan akhirnya konstan. Rasanya hebat untuk (finis) di depan idola sendiri,” tambahnya.

Di race berikutnya, Fabio punya kans besar naik podium di Sirkuit Silverstone, Inggris. Pasalnya, lintasan balap tersebut sangat cocok dengan karakter motor Yamaha. Sirkuit ini memiliki 18 tikungan. MotoGP Seri Inggris akan berlangsung pada 23-25 Agustus mendatang.

“Sirkuit itu (Silverstone) adalah milik Yamaha. Jauh lebih baik daripada Austria (Red Bull Ring). Saya pikir di sana kami (Rossi dan Fabio) akan bertemu,” ucap Quartararo percaya diri.

“Silverstone adalah salah satu trek dengan pengereman paling agresif. Sangat menyenangkan bisa kembali ke podium di trek tersebut,” ungkapnya.

Secara teknis, Fabio mengaku sedikit gelisah dengan kemampuannya mengendarai sang kuda besi, Yamaha YZR-M1.Ia kerap selip saat memakai ban jenis soft. “Saya masih belum berpengalaman menjaga ban belakang. Tapi di balapan kemarin, saya mengambil banyak pengalaman saat berada di tikungan cepat,” tandasnya.

Fabio kini menempati peringkat ketujuh klasemen musim ini dengan 92 poin. Ia mencatat finis kedua pada MotoGP Catalunya 2019 dan finis ketiga pada MotoGP Belanda 2019.(fin/tgr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.