Elf Terjun Ke Jurang, Satu Orang Tewas

361
0
Istimewa DIEVAKUASI. Mobil derek mengangkat elf yang terjun ke jurang di Kampung Tagog, Raksajaya, Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya.

TASIK – Mobil elf dengan nomor polisi D 7241 A yang dikemudikan oleh Dadan (37), warga Kampung Sagobog RT/RW 01/ 01 Desa Cibalanarik Kecamatan Tanjungjaya terjun ke jurang di Kampung Tagog Desa Raksajaya Kecamatan Sodonghilir pukul 11.30 WIB. Setelah menghindari tabrakan dengan mobil Toyota Rush warna putih, kemarin (20/12).

Kapolsek Sodonghilir IPTU M Safar menjelaskan kecelakaan terjadi saat elf yang dikemudikan Dadan (37) dengan tujuan ke Kampung Derah Kecamatan Parungponteng melintas di jalan Kampung Tagog Desa Raksajaya Kecamatan Sodonghilir berpapasan dengan kendaraan jenis Toyota Rush warna putih. Karena jalan sempit, dan dua kendaraan tersebut melaju kencang. Sehingga sopir elf mencoba menghindari tabrakan,  namun naas mobil elf yang dikemudikan Dadan tidak bisa dikendalikan. “Akhirnya masuk jurang sedalam kurang lebih 10 meter,” ujarnya saat dihubungi Radar, tadi malam (20/12).

Akibat masuk jurang, dua penumpang bernama Ikah (27) mengalami luka di bagian dagu sebelah kiri dan Siti Maryam (27) yang sedang hamil sembilan bulan mengalami luka robek di bagian pahanya kiri. “Siti Maryam adalah istri Dadan (sopir elf), sementara Dadan sendiri hanya mengalami luka ringan di bagian tangan dan badan,” ungkapnya.

Sedangkan keponakan Dadan bernama Aska, langsung dibawa ke Puskesmas setempat. Tetapi ketika hendak dirujuk ke Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (RS SMC) anak berusia 2,5 tahun tersebut meninggal dunia dalam perjalanan. “Karena setelah kecelakaan mengalami sesak nafas, dan meninggal diperjalanan,” ujar Kasat Lantas Polres Tasikmalaya AKP Dies Ratmono.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut telah ditangani Unit Laka Lantas Polres Tasikmalaya. “Sampai pukul 22.30 WIB (20/12) mobil elf baru bisa dievakuasi dari jurang. Dengan menggunakan mobil derek polres,” terangnya.
Menurut Dies, mobil elf yang terjun ke jurang tersebut bukan angkutan umum, tetapi mobil keluarga yang biasa digunakan untuk mengangkut hasil bordiran.

Berdasarkan data yang dihimpun Radar, ada sebanyak tujuh penumpang di dalam mobil elf tersebut yaitu Dadan (37), Siti Maryam (27), Ikah (27), Sani (25), Rafi (10), Reva (7) serta Aska (2,5). (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.