Empat Papan Reklame Masih Disegel

47
Firgiawan / Radar Tasikmalaya TERSEGEL. Segel pada salah satu papan reklame di Jalan HZ Mustofa belum dibuka karena belum melunasi pajak yang harus disetorkan ke BPPRD Kota Tasikmalaya, Minggu (23/12).

HZ MUSTOFA – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya menyegel sejumlah reklame yang belum membayar pajak terbilang efektif. Dari 14 iklan media luar ruang tersebut, 10 di antaranya telah membayar pajak.

Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Pembukuan dan Penagihan Pajak Daerah Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tasikmalaya H Amran Saefullah SE MM menjelaskan langkah BPPRD bersama Satpol PP-Damkar, Kejari dan Polres Tasikmalaya Kota menyegel papan reklame yang belum membayar pajak pada 29 November membuahkan hasil positif. “Setelah disegel, alhamdulillah lumayan efektif. Ditandai dengan 10 titik reklame langsung membayar pajak,” ujarnya kepada Radar, Minggu (23/12).

Menurutnya, penyegelan dilaksanakan tim sebagai bentuk edukasi terhadap wajib pajak (WP). Tidak membayar tepat waktu, maka dijatuhi sanksi. Salah satunya penyegelan. “Untuk di Jalan HZ Mustofa ada satu titik reklame yang mengiklankan perumahan. Sementara di titik lain ada juga iklan produk smart phone yang belum membayar dan masih disegel,” jelasnya.

BPPRD terus mengejar target retribusi atau pajak. Salah satunya dengan penyegelan terhadap sejumlah WP yang membandel. Mengingat, proses penyegelan dilaksanakan bukan tanpa dasar. “Melainkan sudah diberikan peringatan baik lisan, tertulis. Saat tidak ada juga respons maka disegel,” ungkap mantan aktivis HMI ini.

Dia berharap ke depan WP tidak harus menunggu peringatan atau sanksi dalam menunaikan kewajibannya. “Teman-teman petugas juga berharap WP tidak menunggu diberi peringatan, kita harap ke depannya kesadaran semakin tumbuh tanpa menunggu disegel,” paparnya. (igi)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.