Energi Baru PPP Kota Tasik, Yanto Oce Resmi Bergabung

293
0
H Yanto Oce

TASIK – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya mendapat durian runtuh ketika krisis figur melanda.

Bagaimana tidak, salah seorang tokoh muda potensial yang di gadang-gadang layak maju di Pilkada Tahun 2022 merapat ke tubuh partai berlambang ka’bah tersebut.

Dia adalah H Yanto Aprianto yang akrab disapa Kang Yanto Oce. Pemuda kelahiran Tasikmalaya tersebut kini resmi menjadi kader partai hijau muda, ditandai dengan penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) dari pengurus DPC PPP Kota Tasikmalaya di salah satu rumah makan di wilayah Karang Resik, Sabtu (12/12).

Nama Yanto Oce sendiri memang sering disebut sebagai tokoh potensial di Kota Santri ini. Sebab, lewat gerakan sosial yang tanpa batasnya, Yanto bisa hadir di tengah masyarakat untuk membantu sesama.

Perjalanan Yanto dalam gerakan aksi kemanusian memang sudah berjalan lama, hingga kini aksinya membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan terus berjalan.

Bahkan tidak sedikit pelaku usaha kecil mendapatkan sokongan bantuan dari lelaki yang digandrungi oleh banyak emak-emak tersebut. Kiprah Yanto dalam gerakan sosial itu membuat namanya di gadang-gadang layak mengikuti kontestasi di Pilkada Kota Tasikmalaya Tahun 2022.

Sebab, untuk menjadi seorang pemimpin dibutuhkan sense of crisis yang tinggi. Dan jiwa itu sudah tertanam pada diri Yanto Oce. Sebagai sinyal dirinya serius maju di Pilkada.

Maka dipilih parpol yang notabene berasaskan Islam yakni PPP. Apalagi militansi PPP sudah sangat teruji di Kota Tasikmalaya baik untuk even Pileg maupun Pilkada.

Di Pileg 2019, partai yang kini dinakhodai Plt Ketua DPC PPP, Zenzen Jaenudin mampu meraih 9 kursi di DPRD.

Termasuk di dua pilkada sebelumnya tahun 2012 dan 2017. PPP mampu mengantarkan kader terbaiknya kala itu, H Budi Budiman duduk menjadi orang nomor satu selama dua periode di Kota Tasik.

Meski hanya bertahan 8 tahun. Karena H Budi Budiman tersandung masalah hukum dengan KPK. Namun, hal itu tidak membuat PPP kehilangan peminat. Sebagai bukti dengan bergabungnya tokoh filantropis Yanto Oce yang memantapkan dirinya menjadi bagian dari keluarga besar rumah umat Islam.

Majelis Syariah PPP Kota Tasikmalaya, KH Udin Sa’dudin mengaku bersyukur, putra terbaik Kota Tasikmalaya melabuhkan diri ke PPP. Ia berpesan agar Yanto istiqomah dalam berkiprah melayani masyarakat.

“Diharapkan bisa meningkatkan semangat juang seluruh kader, dan memberikan layanan terbaik bagi umat. Baru kali ini, ada seseorang yang memberi bantuan cukup besar lewat PPP,” ujarnya disela penyerahan dua unit ambulans saat penerimaan anggota dan penyerahan KTA PPP kepada Yanto Oce.

Plt Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya, Zenzen Jaenudin mengaku bersyukur adanya anggota baru di partai ka’bah. Pihaknya tidak menutup kemungkinan bagi siapa pun bergabung di rumah besar umat Islam.

“Alhamdulillah, bagaimana pun semua berikhtiar dalam berbuat bagi daerah. Yang punya potensi bagus, masuk menjadi anggota PPP ya kita bersyukur, sebab kita juga tengah berbenah diri dari banyaknya pekerjaan rumah organisasi,” kata Zenzen saat dihubungi Radar, Minggu (13/12).

Secara prinsip, kata Zenzen, PPP sama halnya dengan parpol lain bersifat inklusif, terbuka dengan siapa pun untuk bergabung menjadi anggota.

TERIMA KTA. H Yanto Oce (kanan) menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai kader PPP yang diserahkan Majelis Syariah PPP Kota Tasikmalaya, KH Udin Sa’dudin pada Sabtu (13/12). Firgiawan / Radar Tasikmalaya

Ia berharap masuknya Yanto Oce bisa merangsang figur lain kembali menjadi anggota baru. “Prinsipnya kita bersyukur, apalagi ia sudah populis aktif berkegiatan sosial. Diharapkan dengan bergabung di PPP bisa semakin istiqomah mengabdikan diri pada umat,” harapnya.

Zenzen menjelaskan status Yanto Oce saat ini hanya sebagai anggota biasa.

Apabila dirinya ingin menjadi pengurus, tentu ada mekanisme dan ketentuan di partai. Ketika syarat, kriteria, dan ia hendak berkader di ka’bah, prinsipnya sangat terbuka bagi siapa pun.

“Selagi menyepakati syarat dan ketentuan, termasuk hak dan kewajiban sebagai anggota siapa pun bisa berkader di PPP,” tutur suksesor H Budi Budiman tersebut.

Disinggung masuknya Yanto Oce, berpeluang besar mendapat tiket Pilkada dari PPP? Zenzen menjawab dengan santai. Itu murni ketertarikan tokoh atau potensi muda, melirik PPP sebagai tempat untuk menuangkan karya atau kreasinya dalam berkontribusi bagi daerah.

Baca juga : Pasar Indihiang Kota Tasik Ditelantarkan Pemkot, Besok HIPPI Siap Ontrog Dinas

Ada pun dipersepsikan Yanto Oce akan mencalonkan, Zenzen tidak menampik lantaran selama ini diketahui figur tersebut sudah banyak berbuat bagi masyarakat.

Memanifestasikan kelebihannya di dunia sosial kemasyarakatakan.

“Kalau dipersepsikan seperti itu (mencalonkan di Pilkada, Red) hal yang wajar. Tetapi, kami pure saja, bahwasannya ia mau jadi anggota ya kita welcome. Ia memiliki ketertarikan di PPP ya bagus,” papar Zenzen.

“Kalau pun ada niatan, tempuh saja, ada mekanisme yang diatur partai. ketika kita punya potensi bagus, memenuhi kriteria, kenapa tidak siapa pun berhak, yang terpenting bagaimana mengejawantahkan prinsip perjuangan partai,” sambung dia.

DPC PPP sendiri, lanjut Zenzen, belum berbicara proyeksi Pilkada 2022. Pihaknya masih menempuh sejumlah agenda dan pekerjaan rumah partai, salah satunya melaksanakan rekrutmen anggota.

“Seperti saat ini, ada yang ingin bergabung, ya kita tindaklanjuti. Itu menandakan PPP memiliki daya tarik, terlepas dampak politik secara nasional, regional maupun lokal,” analisisnya.

Majelis Pakar DPC PPP Kota Tasikmalaya, H Yeyen Munawar berharap adanya anggota baru tersebut, bisa meningkatkan kiprah partai sebagai pelayan umat. Sebab masuknya Yanto Oce ke PPP, akan menjadi energi lain yakni tambahan kekuatan dibalik figurnya yang aktif di kegiatan sosial.

“Kami apresiasi dan gembira, hadirnya Yanto Oce menjadi tambahan kekuatan di samping personalnya, ada energi lain yang turut serta ketika dirinya bergabung di PPP,” ucap KH Yeyen.

Sementara itu, Yanto Oce mengatakan dirinya berlabuh ke PPP, lantaran menilai PPP merupakan partai terbaik dari semua yang baik. Ia ingin mengabdikan diri dalam rumah besar umat Islam dengan berbuat nyata bagi masyarakat.

“Sebab, pada praktiknya gerakan sosial untuk cakupan lebih luas, harus diperjuangkan langsung melalui jalur politik,” tutur Yanto yang murah senyum itu.

Pada kesempatan tersebut, Yanto Oce menyerahkan dua unit ambulans kepada DPC PPP agar mampu mengakselerasi layanan bagi masyarakat. Melihat saat ini hanya memiliki 1 unit saja, sementara dapil se-Kota Tasikmalaya ada 4 titik.

“Masyarakat masih ada yang kesulitan untuk mengantar orang meninggal atau sakit, pinjam sana-sini dan harus bayar. Maka, ke depan saya bertekad minimal 1 dapil ada 1 unit ambulans, tidak hanya untuk orang sakit. Tapi bisa kegiatan sosial, kebencanaan dan lain sebagainya,” papar dia. (kim/igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.