inggris vs spanyol

Enrique Effect

Soccer Football - UEFA Nations League - Spain Squad Announcement - Spanish Football Federation Headquarters, Las Rozas, Spain - August 31, 2018 Spain coach Luis Enrique during the press conference REUTERS/Sergio Perez

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

LONDON – Spanyol di bawah kendali Luis Enrique di UEFA Nations League (UNL). Efek sang pelatih baru akan diuji Inggris di Liga A Grup 4, dini hari nanti.

Enrique mengambil alih Tim Matador setelah Fernando Hierro memutuskan tidak melanjutkan pekerjaannya pasca Piala Dunia lalu. Dengan sukses yang diraihnya bersama Barcelona, pelatih berjuluk Lucho itu diharapkan bisa mengembalikan kejayaan La Furia Roja.

Memang bukan pekerjaan mudah bagi Lucho untuk menunjukkan kemampuannya meracik skuat juara Piala Dunia 2010 tersebut. Apalagi, beberapa pilar utama mereka yang notabene menjadi nyawa tim selama bertahun-tahun sudah memutuskan pensiun. Seperti Andres Iniesta dan Gerard Pique.

Dengan keputusan itu, pastinya pelatih berusia 48 tahun tersebut harus mulai membangun kekuatan baru. Dan itu sudah diperlihatkannya. Di mana, dalam persiapan melakoni debutnya, Enrique sudah tidak lagi memanggil langganan timnas, seperti Diego Costa, Jordi Alba dan Koke.

Bukan hanya mencoba merevolusi tim. Enrique juga menerapkan aturan berbeda dari pendahulunya. Salah satunya metode escape room. Di mana ponsel dan alat elektronik tidak diperkenankan ada di ruang makan.

Selain itu, pemain harus memecahkan teka-teki yang disiapkan untuk bisa keluar dari ruangan. Apa yang dilakukannya itu, sejauh ini tidak mengganggu para pemain. Isco cs bahkan senang dengan aturan yang diterapkan Lucho.

“Selalu baik untuk memiliki sedikit disiplin, tidak memiliki ponsel saat makan adalah ide yang baik untuk saya. Selama ini kami lebih sering fokus pada mesin daripada berbicara dengan rekan tim kami,” kata Isco dikutip dari The National.

Playmaker Real Madrid itu mengaku sangat bersemangat dilatih Enrique dan siap memulai tantangan melawan Inggris di Stadion Wembley. “Kami sangat senang dengannya dan bersemangat memulai hal-hal penting yang merupakan permainannya sehingga bisa tahu level kami saat ini,” tegasnya.

Walau menerapkan aturan baru, Enrique memastikan tak akan mengubah gaya Spanyol. “Gaya tetap sama. Penguasaan bola dan kendalikan permainan. Jangan membandingkan dengan sebelumnya. Kami tak kalah dengan tim mana pun, tetapi harus memperbaiki dan berevolusi,” jelas Enrique di Mirror.

“Saya tidak menentang sistem taktis apa pun, tetapi ide saya adalah memulai dengan 4-3-3. Saya memiliki pemain untuk tim yang sangat seimbang, dengan usia rata-rata 26 tahun. Memang usia tidak menentukan. Saya suka pilihan saya,” lanjutnya.
Saat Spanyol mencoba melihat sejauh mana efek yang bisa diberikan Enrique, Inggris punya tantangan berbeda. Menghadapi Isco dan kawan-kawan, The Three Lions dituntut mempertahankan penampilan bagus mereka setelah pada Piala Dunia lalu mampu kembali lolos ke semifinal.

“Kami menanti untuk kembali ke Wembley dan bermain di depan suporter kami. Kami merasakan dukungan luar biasa di musim panas lalu dan menunggu untuk melanjutkan hubungan itu dengan para pendukung,” kata Pelatih Inggris, Gareth Southgate di Sky Sports.

Southgate menegaskan, UNL menjadi kesempatan bagus untuk kembali unjuk kemampuan. Alasannya, di turnamen pengganti uji coba internasional ini mereka akan berhadapan dengan tim besar Eropa. Di Grup A, selain Spanyol, mereka juga akan menghadapi runner up Piala Dunia, Kroasia.

“Ini kesempatan memainkan laga kompetitif melawan tim terbaik di Eropa. Pertandingan ini bagian dari kompetisi dan bermain untuk trofi. Kami punya kans mengalahkan tim terbaik. Dalam satu atau dua tahun terakhir kami belum mengalahkan tim-tim kuat. Ini kesempatan untuk melakukannya,” jelasnya.

Sang manajer sendiri memprediksi persaingan di Liga A Grup 4 ini akan ketat. “Kami memiliki grup yang sangat berat dan kami tahu kekuatan kedua tim, jadi saya pikir tak ada laga yang mudah,” sebutnya. (amr/fin)

loading...