Entah Apa Sebabnya, Genting dan Atap SDN 4 Gunungcupu Ciamis Rontok

1739
0
radartasikmalaya.com
Entah apa penyebabnya, genting dn atap ruang kelas 4 dan 5 SDN 4 Gunungcupu Kabupaten Ciamis rontok. foto: iman s rahman/ radartasikmalaya.com

CIAMIS – Entah apa penyebabnya. Genting dan plapon 2 bangunan SDN 4 Gunungcupu Kabupaten Ciamis, yang berlokasi di pinggir jalan nasional tepatnya Dusun Gandasari RT 9/05 Desa Gunungcupu Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, Rontok.

Ketua Komite Sekolah SDN 4 Gunungcupu, Romjali, membenarkan bahwa sepekan lalu, dua ruang sekolah yang rusak yakni, kelas 4 dan 5.

Sepekan lalu, kata Romjali, atap bangunan sudah terlihat miring dan sebagian genting berjatuhan.

“Karena takut membahayakan jiwa, makanya secara gotong royong semua gentingnya diturunkan saja,” ujarnya.

Meski saat ini proses belajar dengan cara daring, tapi dikhawatirkan jika saat tatap muka diberlakukan. “Bahaya juga jika ada petani yang berteduh di sana yang akan ke sawah atau kebun,” ucapnya.

Romjali menambahkan, sebelumnya, bagian tengah atap ruangan sudah melengkung ke bawah. “Memang saat itu terlihat kuda-kudanya juga tidak benar pemasanganya,” katanya.

Loading...

“Sejak awal pemasangan, saya sudah komplen, karena tidak sesui dan kenyataanya kan seperti begini. Kan ini malah menghabiskan anggaran mungkin lebih dari Rp100 juta, saya komplain juga demi keselamatan jiwa anak-anak,” tandasnya.

Romjali mengaku, ada perbedaan antara kepala sekolah dahulu dengan sekarang Hj Ida, yang lebih terbuka, sehingga komunikasinya juga nyambung.

“Namun sayang beliau sekarang lagi sakit dirawat, semoga saja belau cepat sembuh lagi dan bisa kembali mengurus sekolah. Mengenai yang sekarang roboh, kami sudah mengajukan lagi semoga tahun 2021 bisa terealisasi dan dibangun lagi,” harapnya.

Ditemui terpisah, Kepala Dusun Gandasari Rahmanto pihaknya menyayangkan adanya sekolah yang baru enam tahun, namun sudah roboh.

“Saya heran pakai bajaringan bisa seperti itu. Diduga kontruksi dan baja ringanya jelek. Untung saja sekolahnya tidak dipakai, kalau dipakai bisa menimpa murid yang lagi belajar,” terangnya.

(iman s rahman)

 

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.