Muslim Targetkan Menang di Pilkada dan Pileg Mendatang

Era Baru PDIP Kota Tasik

520
0

PANGANDARAN – Setelah tiga periode dipimpin H Denny Romdoni, kursi ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya kini beralih. Muslim S Sos MSi, yang merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya didaulat menjadi nakhoda baru partai berlambang moncong putih tersebut.

Muslim resmi diamanatkan sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya periode 2019-2024. Hal tersebut sesuai pembacaan hasil keputusan DPP PDI Perjuangan pada Konferensi Cabang (Konfercab) serentak zona 3 di Hotel Indah Pangandaran Minggu (14/7).

Muslim sebelumnya menjabat sebagai Bendahara DPC era Denny Romdoni, dan kini akan bekerjasama dengan H Dodo Rosada sebagai sekretaris dan Eti Guspitawati sebagai bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya. Nama ketiganya diumumkan langsung menjadi pengurus selama satu periode mendatang oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Idham Samawi.

Atas amanat tersebut, Muslim menargetkan menjadi pemenang di Pilkada dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Tasikmalaya mendatang. “Kita targetkan untuk memenangkan perhelatan politik mendatang yakni Pilkada dan Pileg,” ucapnya kepada Radar.

Untuk itu, waktu dekat dirinya bersama pengurus DPC lainnya akan segera melakukan konsolidasi partai dari mulai PAC, ranting sampai dengan anak ranting. “Termasuk tugas awal kami, yakni mengonsolidir sayap partai. Seperti Bamusi, BMI, Pemuda Demokrat, Taruna Merah Putih serta Repdem,” katanya memaparkan.

Sekretaris Terpilih DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya H Dodo Rosada menyebut konfercab saat ini hanya membacakan surat keputusan (SK) Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, dalam merekomendasikan satu paket pengurus baru mulai dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Setelah melalui penjaringan, dipilih tiga besar untuk menakhodai DPC selama satu periode ke depan. “Konfercab ini sifatnya hanya membacakan surat keputusan Ketua Umum PDI Perjuangan. 7 kota dan kabupaten pengurus yang diumumkan langsung dilantik serentak,” tuturnya.

Setelah itu, kata dia, pihaknya akan segera melaksanakan rapat internal dalam menyusun strukturt di DPC PDI Perjuangan. Mulai dari wakil ketua 1 sampai jabatan lainnya, sekaligus mengonsolidasi partai.

Dodo menjelaskan periode baru hanya terdapat perubahan komposisi saja, sebab kepengurusan masih didominasi kader lama dengan persentase 50 persen. “Ada orang baru 50 persen juga, tapi kita hanya ubah komposisi saja,” katanya.

Dodo tidak menampik selama ini banyak hal positif yang dilakukan kepengurusan lama, dibawah komando H Denny Romdhoni. Selama 3 periode, hal positif yang dilaksanakan pengurus lama harus dilanjutkan. “Kemudian, kekurangan selama ini jadi bagian untuk diperjuangkan bersama, terutama kekalahan di Pileg dan Pilpres. Itu yang menjadi bahan evaluasi bersama,” ceritanya.

Di sisi lain, Dodo mengatakan tidak mudah bagi PDI Perjuangan dalam berjuang di daerah yang notabene berbasis agamis. Kultur masyarakat yang lebih bernuansa agama, perlu kelancaran komunikasi dan silaturahmi secara intens dengan elemen keagamaan. “Kami harus bisa bersilaturahmi dan komunikasi dengan elemen itu. Pengurus baru harus bisa, dengan kekuatan yang ada kita akan maksimalkan,” ucapnya.

Menurutnya, apa arti sebuah parpol apabila tidak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Sebagai alat perjuangan dalam mengakomodir aspirasi, dengan formasi pengurus baru yang notabene saat ini duduk di kursi DPRD, Dodo optimis bisa berjuang bersama dalam mengawal aspirasi melalui kebijakan di parlemen. “Insyaallah kita akan perjuangkan bersama dan mengawal kebijakan secara langsung di parlemen,” harapnya.

Sebelumnya, nama-nama kader DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya seperti Muslim, Denny Romdony, Dodo Rosada, Rahmat Soegandar, Eti Guspitawati, Keples Sianturi, Habibudin, Munir Setiawan, Suparto, Tatang, Asep Kurnia, Eni Hartini dan Wawan Suwarya diusulkan menjadi bakal calon ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tasikmalaya. Namun, mengerucut menjadi tiga nama yakni Muslim, Dodo Rosada dan Eti. Ketiganya pun langsung dilantik saat konfercab PDI Perjuangan zona tiga berlangsung di Hotel Pantai Indah Timur, Pangandaran, kemarin.

Zona tiga meliputi tujuh Kota/Kabupaten di wilayah selatan Jawa Barat yaknii Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya dan Kabupaten Garut.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi Idham Samawi menjelaskan bahwa konfercab ini dipercepat dari jadwal biasanya dan diharapkan semakin memperkokoh kekuatan partai dan ideologi. Melalui konfercab mekanisme lima tahun ini seluruh kader PDI Perjuangan harus meningkatkan kedisiplinan. “Tentunya akan terjadi perubahan generasi dalam struktur partai di setiap tingkatan,” tuturnya.

Pengurus terpilih, kata Idham, diharapkan bisa bekerja keras serta sungguh-sungguh dan tanggungjawab, meningkatkan loyalitas untuk memajukan partai. “Kemenangan PDI Perjuangan secara nasional dua kali berturut-turut harus dijadikan semangat mempertahankannya,” ungkap Idham mengakhiri. (igi/kim)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.