Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.2%

2.4%

54.3%

6.9%

0.7%

13%

0%

22.4%

0%

Era Disrupsi, Guru Harus Inovatif

13
0
H Budiaman Sanusi SSos

TASIK – Era disrupsi menghadirkan beragam tantangan, salah satunya di dunia pendidikan. Maka, guru harus mampu berselancar secara fleksibel, bukan terpaku pada standar nasional dan merasa sudah menjadi guru setelah menggenapi beragam tugas administratif saja.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Budiaman Sanusi SSos mengatakan, guru mesti membaca zaman dalam memberikan ilmu pengetahuan yang terbuka dan fleksibel untuk membangun kemampuan belajar seumur hidup yang dibutuhkan sekarang ini.

Pada era disrupsi ini, sambungnya, jangan sampai guru bergantung hanya pada kurikulum. Guru mesti mampu beradaptasi dan mengeksplorasi bahan ajar dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Guru-guru harus berani untuk melakukan perubahan melalui inovasi dan menyesuaikan dengan tuntutan di era disrupsi pendidikan ini,” katanya kepada Radar, Selasa (3/12).

Dengan kata lain, kata ia, guru harus mau dan mampu berinovasi. Selain itu harus mempunyai kreativitas dalam memberikan pelajaran dan mentransfer ilmu pengetahuan sesuai bidangnya.

Ia pun mengatakan, era disrupsi juga akan memberikan perubahan yang menyeluruh, salah satunya muncul metode pendidikan Abad 21 yang pengaruhnya ke arah digitalisasi. Dengan pengaruh itu, guru harus menyesuaikan bahan ajar dan melatih para pelajar untuk terampil dalam hal berpikir tingkat tinggi atau higher order thinking skills (HOTS).

“Guru jangan hanya terpaku pada bahan ajar yang sudah ditentukan kurikulum. Metode pendidikan Abad 21 harus digali sehingga ada bandingan, agar siswa pun bisa menganalisis,” ujar dia.

Ia berharap, guru mau berubah walaupun belum ada perubahan kurikulum. Misalnya dengan cara memanfaatkan berbagai internet untuk menyempurnakan bahan ajar.

“Guru menjadi bagian penting dalam membangun pola pikir anak-anak, tentu saja berdasarkan usia dan jenjang anak-anak yang diajarnya,” katanya.

Senada, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Tasikmalaya H Asep Bahria SAg MPdI mengatakan guru madrasah bisa menjadi teladan penerang bangsa.

Artinya, tambah Asep, guru madrasah mesti mempunyai ide dan kreativitas dalam menguasai bidang mata pelajaran.

“Guru yang sukses ialah guru yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan pada murid-muridnya, akan tetapi guru mampu menyiapkan murid-muridnya untuk belajar apapun,” katanya

Maka, guru madrasah dalam mengajar harus lebih aktif dan inovatif sehingga terbentuk siswa yang unggul, hebat dan bermartabat. ”Sesuai dengan tujuan pendidikan madrasah,” katanya. (riz)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.