Ketua Bappilu Sebut Tiga Nama Sempat Dijaring

Erry Disebut Ungguli Yod-Iwan

242
0
Erry Purwanto
Loading...

TASIK – Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya telah menginvetarisir beberapa nama yang layak menjadi kandidat bakal calon Bupati Tasikmalaya di Pilkada 2020.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Drs H Ending Sunaryo MSi mengatakan sejauh ini belum ada keputusan partai secara formal, termasuk rekomendasi dari DPP mengenai kandidat bakal calon bupati.

“Sebelumnya kita menjaring beberapa nama kandidat yang layak diusung, kemudian dikerucutkan menjadi tiga nama,” ujar Ending kepada Radar, Selasa (18/6).

Ketiga nama tersebut, kata dia, yakni Erry Purwanto, Yod Mintaraga dan Iwan Saputra masuk dalam bursa memperebutkan tiket partai berlambang pohon beringin tersebut. “Awalnya ada tiga nama (Erry, Yod dan Iwan, Red). Tetapi kini mulai mengerucut ke satu nama, yakni Erry Purwanto,” Ending kepada Radar, Selasa (18/6).

Hal tersebut, kata dia, seiring adanya dorongan dari arus bawah yang meminta DPD segera menentukan kandidat cabup di Pilkada 2020. ”Dari PAC, sayap partai, simpatisan dan relawan Golkar banyak yang meminta agar DPD segera bersikap (mengambil keputusan kandidat, Red),” ungkapnya.

Ending menjelaskan kuatnya dukungan terhadap Erry Purwanto maju sebagai kandidat, karena Erry merupakan Ketua DPD Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya. ”Apalagi di Pileg 2019, suara Golkar bertambah satu kursi dari enam menjadi tujuh kursi. Dan itu tentunya menjadi sebuah prestasi,” paparnya.

Ending mengaku sebelumnya pihaknya pernah menjalin komunikasi dengan Iwan Saputra maupun Yod Mintaraga. Namun arus bawah tetap menginginkan Erry Purwanto untuk maju. ”Kita dengar suara dan dorongan dari bawah, sebab di Pilkada ini, Golkar menargetkan kursi ZI (calon bupati, Red),” jelasnya.

Loading...

Meskipun Golkar, lanjut Ending, masih membuka ruang komunikasi untuk pilihan kandidat bakal calon wakil bupati. “Tapi misi utama Golkar tetap Z1, namun opsi lainnya situasional. Tergantung kondisinya seperti apa,’ paparnya.

Ketika ditanya apakah Golkar sudah melakukan komunikasi politik dengan parpol lain? Ending secara tegas mengaku sudah berkonsolidasi dengan PKB dan Demokrat. ”Baru dua partai kita lakukan penjajakan, meski belum secara formal,” ungkapnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya Drs Erry Purwanto MSi mengaku berterima kasih atas dorongan arus bawah yang memintanya maju sebagai kandidat. ”Saya mendengar dari bawah ada semangat dorongan, terasa ada denyutnya. Mudah-mudahan dorongan (kandidat cabup, Red) ini menjadi doa bagi saya, termasuk yang mendorong saya,” ungkap Erry. Tetapi, kata Erry, dirinya belum mengambil sikap apapun secara pribadi maupun partai. ”Saya belum bersikap soal Pilkada, sebab belum ada kepastian secara formal atau rekomendasi dari pusat,” kata Erry.

Meski banyak dorongan dari arus bawah, Erry mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme partai yang berjalan terkait siapa yang akan diusung di Pilkada 2020. ”Artinya kita masih fokus konsolidasi partai dari atas ke bawah, untuk memperkuat dan mempertahankan soliditas dan marwah partai,” tambah dia.

Terpisah, Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat H Yod Mintaraga yang diprediksi maju sebagai kandidat calon bupati mengungkapkan siapapun layak didorong, termasuk Ketua DPD Golkar Erry Purwanto. “Itu bagus, apalagi Pak Erry kader terbaik Golkar Kabupaten Tasikmalaya,” ungkapnya.

Sehingga, kata dia, wajar apabila banyak dorongan agar Erry maju sebagai kandidat di Pilkada 2020. ”Siapapun kader Golkar memiliki kesempatan, mencalonkan atau dicalonkan sesuai mekanisme partai,” tuturnya.

Bagi kader Golkar, terang Yod, jika mendapat dukungan dari masyarakat untuk dicalonkan atau mencalonkan, termasuk mendapat rekomendasi DPP Golkar menjadi calon bupati harus siap. ”Kader Golkar wajib taat, tetapi sebaliknya apabila tidak direkomendasikan karena ada pertimbangan atau penugasan lain. Maka sebagai kader yang baik tetap harus loyal terhadap kebijakan partai,” terangnya.

Semua kader Golkar, tambah Yod, pastinya memiliki niat meraih karier politik tertinggi di daerahnya masing-masing. ”Jadi siapapun, termasuk Pak Erry semua berkesempatan. Tinggal, apakah ditugaskan partai atau tidak, karena pengusungan calon kepala daerah kewenangan DPP,” paparnya.

Saat ditanya Radar, apakah dirinya siap jika diusung sebagai kandidat calon bupati? Yod menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat dan partai. ”Belum terpikir ke sana. Tergantung partai saja,” tandasnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan oleh Radar, H Iwan Saputra SE mengaku tidak pernah melakukan komunikasi dengan Partai Golkar Kabupaten Tasikmalaya. “Saat ini, saya fokus ke karier jabatan birokrasi,” singkatnya. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.