Exhibition Karang Taruna Solusi Investasi

37
0
IMAN S RAHMAN/RADAR TASIKMALAYA PAMERAN. Asda 1 Setda Kabupaten Ciamis Drs H Adang Darajat MM didampingi Ketua Karang Taruna Kabupaten Ciamis Atep Hasanudin membuka Exhibition 2018 di Jalan Koperasi, Minggu (23/12).

CIAMIS – Karang Taruna (KT) Kabupaten Ciamis membuka Exhibition 2018 di Jalan Koperasi, Minggu (22/12) sekitar pukul 20.00. Acara ini dibuka oleh Asisten Daerah (Asda) 1 Setda Kabupaten Ciamis Drs H Adang Darajat MM didampingi Ketua KT Ciamis Atep Hasanudin.

Ketua pelaksana Exhibition 2018 Andi Ali Fikri menyatakan pameran tahun ini lebih kepada penggalian potensi dari 27 KT di Kabupaten Ciamis. Potensi-potensi setiap KT harus digali untuk mengimbangi era industri 4.0. “Kita sedang berkompetisi dengan era digital, era globalisasi, mau tidak mau tantangan ke depan harus mampu bersaing,” terang dia.

Dalam pameran ini, semua KT harus memperlihatkan potensinya. Baik di bidang kuliner, makanan ringan, kerajinan dan sebagainya. Apalagi anggota-anggota KT itu berada di usia produktif dari 13—43 tahun. Bila warga usia produktif itu diberdayakan maka akan menjadi aset masa depan Ciamis. Dengan begitu, mereka tidak perlu lagi merantau dan pengangguran bisa tertekan serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa tumbuh. “Kalau mamang ini serius ada political will yang jelas dari Pemerintah Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Exhibition, kata dia, juga sebagai salah satu solusi untuk membuka peluang investasi seluas-luasnya dan menarik wisatawan sebanyak-banyaknya. “Jangan hanya ke Pangandaran dong atau daerah lain, karena kita juga banyak potensi-potensi lainnya,” paparnya.

Karang Taruna merupakan organisasi swadaya masyarakat untuk kepentingan sosial. Maka dari itu, diharapkan pemerintah bisa memperhatikan kebutuhan KT. “Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa dan kami mendorong semua pihak supaya bisa berpartisipasi,” ungkapnya.

KT Ciamis juga sudah melaksanakan berbagai pelatihan. Seperti pelatihan IT, keorganisasian, pemahaman tentang human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (AIDS), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jurnalistik serta kebencanaan. Bahkan ada launching koran desa yang dibagikan secara gratis. “Kami akan terus menggali potensi Karang Taruna se-Kabupaten Ciamis agar bisa bersaing di era digital,” ujar dia. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.