Fasilitas Toilet di Taman Kota Banjar Dikeluhkan

111
0
KECEWA. Pengunjung taman kota mengeluhkan suplai air ke toilet Selasa siang (26/2). (Cecep herdi / radartasikmalaya.com)

BANJAR – Toilet di Lapang Bhakti Taman Kota Banjar dikeluhkan pengunjung. Pasalnya, air di seluruh kamar toilet tidak mengalir. Padahal, Selasa (26/2), taman kota tengah digunakan acara Expo NU tahun 2019.

“Sekelas acara nasional ini kok fasilitasnya kurang diperhatikan ya. Saya dua kali bolak-balik ke toilet di belakang panggung airnya kering. Air kran juga air yang di dalam kamar toiletnya,” kata Uus, salah satu pengunjung expo.
Pengunjung lainnya Yulianto juga menyampaikan hal yang sama.

“Muhun saat. Abdi tos sababaraha kali kadinya. Bade miceun ge nyandak meser heula cai kemasan (Iya tak ada airnya. Saya juga sudah beberapa kali ke situ. Mau buang air juga membeli terlebih dahulu air kemasan),” kata Yuli.

Petugas kebersihan Taman Kota Lapang Bhakti Ade tak tahu alasan air toilet tidak mengalir. “Nggak tahu ini kenapa bisa kering, padahal tadi pagi (kemarin, Red) airnya mengalir seperti biasa,” kata dia.

Pj Direktur PDAM Tirta Anom Kota Banjar Iwan Syarifuddin mengaku ada miskomunikasi antara panitia penyelenggara dengan PDAM.

Awalnya, PDAM menyiapkan empat ribu liter air bersih untuk menyuplai kebutuhan toilet di taman kota. Namun panitia mengalihkannya untuk menyiram bonsai yang juga ikut di gelaran itu.

“Setelah saya cek tadi (kemarin, Red) memang benar toiletnya tidak ada airnya karena jalurnya diambil untuk menyiram pameran bonsai. Solusinya besok (hari ini, Red) saluran air ke toilet akan kita normalkan dan untuk bonsai kita salurkan langsung dari torn. Jadi tidak mengganggu saluran air ke toilet,” kata Iwan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Mamat Rahmat sudah menyiapkan pompa air untuk membantu menyedot air dari torn.

“Sudah kita siapkan mesin penyedot air berikut selangnya. Memang itu tekanan dari air PDAM-nya kurang, sehingga airnya mengalir kecil,” kata Mamat.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjar Herdiana Pamungkas mendesak pemerintah kota memperbaiki dan memaksimalkan fungsi toilet di taman kota.

“Harusnya pemerintah kota memaksimalkan ini. Walaupun fasilitas umum, tapi kan ini dipakai untuk acara bertaraf nasional bahkan internasional. Saya meminta ini segera ditangani supaya pelayanan kita maksimal,” kata dia.

Menurut Ketua Panitia NU Expo Pusat Arif Rahmansyah Marbun, ada sekitar 234 peserta expo yang menempati stand.

“Kurang lebih ada sekitar 234 stand atau tenda yang ditempati peserta dalam menampilkan produknya. Peserta datang dari berbagai provinsi di Indonesia,” ungkapnya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.