PPDB Tahun 2019, Kabupaten Pangandaran Terapkan Sistem Zonasi Sekolah

37
Supri

PANGANDARAN – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 di Kabupaten Pangandaran menerapkan sistem zonasi sekolah.

Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Supri mengatakan sistem zonasi tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018. ”Diberlakukan untuk SMP dan SMA sederajat,” ujarnya kepada Radar, Jumat (17/5).

Dalam peraturan itu, kata dia, diatur zonasi tempat tinggal peserta didik ke lokasi sekolah yang diinginkan. ”Tujuan dari penerapan zonasi ini untuk pemerataan jumlah peserta didik di setiap sekolah, sehingga tidak ada lagi istilah sekolah yang kekurangan atau kelebihan peserta didik,” ucapnya.

Untuk sistem zonasi tersebut lanjut dia, bagi SMP masih diatur secara manual atau di luar jaringan, melalui Perbup Nomor 420 berdasarkan jarak tempuh antar desa dan jumlah rombongan belajar atau rombel. ”Sementara untuk SMA sederajat, sudah menggunakan sistem online,” tuturnya.

Penggunaan sistem online dinilai lebih objektif, terutama untuk melihat jarak antara rumah peserta didik dan sekolah yang dituju.

Lanjut dia, melalui peraturan itu sekolah wajib menerima calon peserta didik dari lingkungan sekitar. ”Artinya menerima murid dari masyarakat sekitar sekolah,” tandasnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.