FGD Cari Solusi Peningkatan PAD Ciamis

51
0
ISTIMEWA BERDISDUKSI. Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis menggelar focus group discussion (FGD) tentang Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Rapat BPKD Kabupaten Ciamis, Rabu (23/12).

CIAMIS – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis menggelar focus group discussion (FGD) tentang Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Rapat BPKD Kabupaten Ciamis, Rabu (23/12) dengan menerapkan protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3 M).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr H Tatang MPd dan perwakilan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Kepala BPKD Kabupaten Ciamis Dr H Kurniawan Ak CA mengatakan tujuan dilaksanakan FGD tersebut untuk menampung masukan dan pembahasan terkait peningkatan pendapatan daerah dan upaya terjaminnya administrasi pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Ciamis.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Ciamis dari sisi pendapatan di indikator makro menunjukkan ekonomi relatif sedang, namun tidak di bawah.

Baca juga : 3 Kali Rapat, Baru Ada Titik Terang Soal Kartu Tani & Pupuk Subsidi di Ciamis

“Untuk tingkat kemiskinan di Ciamis, kita tidak pernah berada di peringkat tinggi baik level daerah maupun nasional,” kata Kurniawan dalam keterangannya.

Kepala BPKD Ciamis ini pun menjelaskan sesuai aturan UU Omnibus Law bahwa pemerintah harus menjamin tata kelola keuangan yang baik.

“Kami selalu menjaga komunikasi dan berkoordinasi sehingga laporan keuangan bisa ditanggung jawabkan dengan baik, salah satunya dengan diberikan opini oleh auditor BPK RI,” kata dia menjelaskan.

Sebagai upaya meningkatkan PAD Kabupaten Ciamis, BPKD akan membuat blue print PAD Kabupaten Ciamis. Selain itu inovasi juga dilakukan dalam bentuk menyusun profil risiko BPKD Ciamis.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr H Tatang mengapresiasi kinerja Kepala BPKD dan para pejabatnya yang bekerja dengan keras dengan waktu yang terkadang sampai larut malam.

Sekda mengapresiasi langkah BPKD melaksanakan FGD karena merupakan inovasi mengkaji berbagai persoalan yang akan dipecahkan menjadi solusi praktis untuk diterapkan nantinya.

”Kita jangan takut masyarakat mengkritisi terkait anggaran, kalau tidak terbuka maka masyarakat tidak akan tahu penggunaan anggaran sebagai akuntabilitas daerah,” kata Tatang.

Menurutnya, konsep transparansi dan akuntabilitas harus dipahami oleh setiap OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Ciamis.

FGD ini sasarannya meningkatkan kualitas keuangan daerah, kualitas pelayanan pendapatan daerah dan kompetensi aparatur keuangan daerah.

“Upaya BPKD Ciamis luar biasa, tatkala kita memiliki keinginan besar, amunisi pun perlu namun dilihat juga kondisi anggaran,” ujar Tatang. Adapun narasumber dalam FGD tersebut yaitu Endin Lidinillah dan Didi Ruswendi. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.