FHK21 Tolak Program P3K

52

CIAMIS – Perwakilan Forum Honorer Kategori Dua Indonesia (FHK2I) Kabupaten Ciamis bertemu dengan Komisi II DPR RI di Jakarta, Jumat (7/12). Dalam pertemuan ini, mereka menolak pengangkatan honorer K2 menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Mereka tetap ingin jadi pegawai negeri sipil (PNS).

“Karena P3K bukan solusi untuk honorer K2 di Indonesia. Kami FHK21 terus berupaya, bergerak dan berjuang ke semua celah supaya honorer K2 segera diangkat PNS,” ungkap Ketua Korda FHK2I Kabupaten Ciamis Asep Wardiawan yang turut datang ke DPR RI kemarin.

Setelah bertemu dengan Komisi II, selanjutnya FHK2I akan menemui Presiden Joko Widodo di Purwakarta pada 19 Desember. Pertemuan ini rencananya juga dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Sementara, dari Ciamis akan datang sekitar 250 orang. “Semoga ada keberpihakan kepada honorer. Tidak ada istilah P3K. Namun langsung angkat PNS,” terang tenaga honorer di Puskesmas Kawali ini.

Menurut Asep, P3K tidak memenuhi harapan honorer K2. Para honorer malah waswas. Seharusnya pemerintah mendukung upaya DPR RI dalam mempercepat revisi Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN). “Saya menyayangkan pemerintah sampai sekarang belum menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang menjadi salah satu syarat disahkannya RUU ASN tersebut,” jelas dia.

Selain itu, terang dia, bila pemerintah itu memang tidak butuh honorer K2 maka harus bersikap tegas. Buatlah surat perintah tidak boleh ada honorer di semua instansi pemerintah. Pihaknya juga akan legawa daripada digantung terus menerus tanpa ada kejelasan status. “Namun saya masih bisa berharap pemerintah mampu membuat yang terbaik untuk menyelesaikan honorer dan masyarakatnya. Berikan kejelasan jangan memberikan harapan palsu (PHP),” kata dia. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.