Film Pendek Polres Garut Raih Juara Dua pada Police Movie Festival di Jakarta

102
0
KONFERENSI PERS. Bupati Garut Rudy Gunawan berbicara pada konferensi pers film Tersembunyi, Sabtu (23/11). Yana Taryana / Rakyat Garut
KONFERENSI PERS. Bupati Garut Rudy Gunawan berbicara pada konferensi pers film Tersembunyi, Sabtu (23/11). Yana Taryana / Rakyat Garut

GARUT KOTA – Film pendek dengan judul “Tersembunyi” buatan Satuan Lalu Lintas Polres Garut meraih juara 2 pada Police Movie Festival di Jakarta beberapa waktu lalu.

Film pendek yang dibuat atas kerja sama dengan Visual Zone ini mengambil setting dan seluruh kru asli Garut.

Kapolres Garut AKBP Dede Yudi Ferdiansyah menyambut baik dengan raihan juara 2 film pendek itu. “Film ini menjadi salah satu sarana bagi kita untuk menyampaikan keselamatan dalam berlalu lintas,” katanya usai melakukan nonton bareng di Bioskop XXI Garut, Sabtu (23/11).

Film pendek ini diinisiasi berawal dari banyaknya pelanggaran yang sering kali terjadi. Bahkan, banyak pelanggaran sengaja dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor.

“Berawal dari banyaknya pelanggaran, dari sana kita angkat dan dibuatkan film pendek dengan judul ‘Tersembunyi’,” katanya.

Film ini diharapkan bisa menyosialisasikan agar para pengendara lebih tertib lagi dalam berkendara. “Mudah-mudahan dalam film pendek ini masyarakat Garut bisa mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga kamtibmas di Garut,” ujar dia.

Sementara itu, Sutradara Film “Tersembunyi” Swanda mengaku bangga dengan diraihnya juara kedua. Pasalnya, untuk membuat film ini waktu yang dibutuhkan tidak banyak.

“Pak Kasatlantas itu mengajak kami untuk membuatkan film yang akan dilombakan di Police Movie Festival 2019,” katanya.

Waktu itu, kata Swanda, hanya tinggal dua pekan lagi sampai pada pengiriman materi lomba. Dengan waktu yang sempit, pihaknya bersama tim mengumpulkan materi hingga jadilah film “Tersembunyi”.

Pembawaan judul “Tersembunyi” sendiri, kata dia, diambil dari sering kalinya terjadi balapan liar. “Balapan liar itu ada, tapi jarang sekali tersentuh. Dari sana kita ambil untuk menjadikan materi film ini,” tuturnya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.