FKB Menilai Tak Ada Desa Miskin

45

CIAMIS – Ketua Forum Ketahanan Bangsa (FKB) Kabupaten Ciamis Mohamad Ijudin MPd menjelaskan seiring diberlakukannya Undang-Undang No 6 tahun 2014 tentang Desa, kini sudah tidak ada lagi desa miskin. Bahkan setiap tahunnya semakin besar uang yang mengalir ke desa.

Secara filosofis tujuan utama adanya dana desa yang besar dari APBN tersebut yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagaimana amanah UUD 1945 pasal 23 ayat 1 bahwa APBN harus dipertanggungjawabkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, serta pasal 33 ayat 3 bahwa kekayaan negara diperuntukkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

“Maka tujuan utama dana desa adalah untuk menyejahterakan rakyat yang mayoritas berada di pedesaan,” jelas Ijudin kepada Radar Selasa (18/12) siang ditemui di Jalan Yos Sudarso Kabupaten Ciamis.

Pemberdayaan ekonomi tidak akan berjalan optimal jika infrastruktur tidak menunjang. Maka, tahap awal di desa infrastruktur diperbaiki. Itu bertujuan untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat desa. Karena, kesejahteraan masyarakat desa menjadi tujuan utama, maka pemberdayaan ekonomi masyarakat desa merupakan program terpenting dalam desain pembangunan desa juga pembangunan daerah.

“Seharusnya Kabupaten Ciamis sudah memiliki minimal grand design pembangunan desa yang integral,” paparnya.

Pembuatan grand design maupun Perda Pembangunan Desa memerlukan kecakapan dan kepemimpinan daerah. Pemimpin harus visioner. Baik eksekutif maupun legislatif.“Untuk itu kami berharap kepemimpinan daerah ke depan mampu membuat grand design dan Perda Pembangunan Desa tersebut dengan baik dan benar,” harapnya.

Pemberdayaan ekonomi yang bisa dikembangkan di Kabupaten Ciamis, kata dia, yaitu pertanian, peternakan, UMKM dan pariwisata. (isr)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.