FKDT Launching Warung Lesehan Barokah

192
0
FKDT For Radar Tasik MERESMIKAN. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya Drs H Usep Saepudin Muhtar MPd meresmikan Warung Lesehan Barokah di Kampung Ciseda Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna Jumat (15/2). Warung lesehan itu dikelola Divisi Bagian Pengembangan Ekonomi Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tasik.

TASIK – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Tasik me-launching Warung Lesehan Barokah di Kampung Ciseda Desa Sukamulya Kecamatan Singaparna Jumat (15/2).

Sekretaris Umum FKDT Kabupaten Tasikmalaya Asep Bunyamin mengatakan Warung Lesehan Barokah dikelola Divisi Bagian Pengembangan Ekonomi FKDT.

“Kita bangun Badan Otonom (Banom) untuk pengembangan ekonominya bagi madrasah diniah, khususnya para guru madrasah,” ujarnya saat ditemui Radar di kantor FKDT.

Sebagai pengurus, dia memiliki pemikiran agar guru berdaya. Salah satu caranya yaitu melalui perdagangan dengan membangun warung lesehan. Terlebih, saat ini dari sisi perhatian pemerintah, diniah belum begitu mendapat tempat yang bagus. FKDT saat ini hanya mengandalkan swadaya masyarakat. Sehingga FKDT mencari cara agar madrasah diniah dapat berdaya dari berbagai hal. “Bukan hanya dari aspek pendidikan namun juga bagaimana bisa berkembang di bidang yang lainnya,” ungkapnya.

Sejauh ini FKDT telah membuat Warung Diniyah di beberapa kecamatan. Para guru yang membuat warung. Adapun kebutuhannya disuplai dari FKDT Kabupaten Tasikmalaya. FKDT mengirimkan barang ke madrasah-madrasah setiap dua minggu sekali. Kebutuhan diniah yang disuplai ke ritel-ritel madrasah diniah di beberapa kecamatan. Termasuk, untuk kebutuhan kegiatan belajar mengajar juga termasuk sembako.

“Intinya kami bergerak dalam berbagai hal, bagaimana kebutuhan madrasah dapat terpenuhi seperti administrasinya. Kami ingin memberdayakan guru diniah dan membantu kesejahteraannya,” kata dia.

Manager Almadani Grup Rian Adriandi menuturkan sejauh ini sudah ada 98 ritel mitra niaga yang bekerja sama dengan pihaknya untuk membuat Warung Diniyah. “Sebanyak 98 ritel itu baru di 19 kecamatan. Satu kecamatan ada yang empat hingga lima ritel mitra niaga,” ujarnya menerangkan.

Adapun 19 kecamatan yang sudah memiliki Warung Diniyah tersebut yaitu Singaparna, Sukarame, Mangunreja, Cigalontang, Leuwisari, Sariwangi, Padakembang, Sukaratu, Rajapolah, Jamanis, Salawu, Puspahiang, Taraju, Sodong Hilir, Tanjungjaya, Sukaraja, Jatiwaras, Salopa, Manonjaya dan Gunung Tanjung. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.