Fokus Benahi Saluran Irigasi Di Sariwangi Tasikmalaya

23

SARIWANGI – Pemerintah Desa Sirnasari Kecamatan Sariwangi fokus merealisasikan alokasi dana desa (DD) tahun ini pada pembangunan kirmir saluran irigasi. Itu sebagai upaya peningkatan fasilitas dalam menunjang perekonomian masyarakat.

Kepala Desa Sirnasari Elit Popo Mustofa mengatakan untuk DD tahun ini sengaja difokuskan kepada pem­ba­ngun­an saluran irigasi di tiga kedusunan. Itu dilakukan atas munculnya aspirasi dan hasil musyawarah desa dalam merealisasikan alokasi DD.

“Masyarakat menginginkan perbaikan saluran irigasi dan kita realisasikan harapan tersebut,” bebernya kepada Radar disela meninjau pembangunan kirmir irigasi, Minggu (25/11).

Jelas dia, ada 18 titik pembangunan kirmir saluran irigasi yang tersebar di tiga kedusunan. Pembangunannya tidak seluruhnya, karena harus ada prioritas dengan memilih yang rawan terkena gangguan yang berdampak terhadap aliran air kepada pesawahan warga.

Terang dia, pembangunan kirmir ini lebih kepada mengembalikan saluran irigasi kepada fungsinya secara maksimal. Mengingat saat ini kondisinya sudah menyempit dan dangkal, sehingga diperbarui lagi supaya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat. “Sebelumnya lebih dari satu meter lebarnya, sekarang kondisinya kurang dari itu. Jadi kita kembalikan lagi kepada kondisi semula supaya fungsinya lebih baik,” paparnya.

Pembangunan kirmir irigasi, kata dia, diantaranya di wilayah Pesantren Legok dengan panjang 140x03x1 meter. Kemudian Cihuni panjang 215×0,3×0,8 meter, Depok 114×0,3×0,8 meter,  AJ Dayat 50×0,3×2 meter. Selain itu, irigasi Empang 174×0,3×0,8 meter, irigasi Masjid Kaler Rancapeundeuy 34×0,3×1,2 meter, irigasi Bitung 83×0,3×0,8 meter, irigasi Cihuni 106×0,3×0,8 meter, irigasi Cikaracak 16×0,3×1,2 meter dan penyertaan modal BUMDes satu paket.

“Pembangunan tahun ini sudah mencapai 90 persen dan akan segera selesai secara keseluruhan. Mudah-mudahan pembangunan kirmir irigasi ini bisa selesai hingga waktu yang telah ditentukan,” kata dia.

Untuk tahun depan, jelas dia, pihaknya akan fokus juga terhadap pemberdayaan masyarakat seperti pelatihan membuat mebel, jahit komputer, otomotif, las listrik dan keahlian lainnya. Dengan demikian masyarakat bisa memiliki keahlian yang berdampak terhadap tingginya peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan. “Selain itu, kita juga fokus pada perbaikan jalan desa dan perbaikan rumah tidak layak huni sesuai dengan hasil musyawarah,” paparnya.

Mengenai rumah tidak layak huni, lanjut dia, ada sekitar 25 rumah yang kondisinya harus segera mendapatkan bantuan rehab. “Makanya kita alokasikan lima unit perbaikan RTLH setiap dusun untuk tahun depan. Sehingga secara bertahap bisa terus berkurang jumlah rumah tidak layak huni di Desa Sirnasari dan masyarakat lebih tenang ketika berada di dalam rumah yang layak huni,” paparnya. (obi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.