Fokus Tertibkan Parkir Liar, Pengendara Ingin Lebih Dekat, Tidak Semua Toko Sediakan Lahan

106
0
PENERTIBAN. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut Dr H Suherman di sela-sela penertiban parkir liar di Jalan Ahmad Yani Jumat (10/1).

GARUT KOTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut terus berupaya menertibkan kawasan pengkolan atau Jalan Ahmad Yani Kecamatan Garut Kota dari aktivitas parkir liar.

Salah satu upayanya yakni mengadakan operasi gabungan dengan Satpol PP dan Sat Lantas Polres Garut.

“Upaya seperti ini (operasi gabungan) terus dilakukan, meski hasilnya belum maksimal,” ujar Kepala Dishub Garut Dr H Suherman kepada wartawan di kawasan pengkolan Jumat (10/1).

Suherman mengakui meski sering melakukan razia, tetapi upaya tersebut tak menggugah kesadaran warga untuk parkir di lokasi yang telah disediakan. “Kantong-kantong parkir sudah ada.

Namun parkir liar masih banyak ditemukan. Ini masalahnya, kesadaran (tertib) warganya harus dibangun,” katanya.

Selain razia, pihaknya juga mencari upaya lain, yakni menyediakan kantong parkir seperti di wilayah Sumber Sari dan bekas kantor Dinas Pertanian. “Saat ini prosesnya terkendala tanah yang dimiliki Pemprov Jabar.

Kalau diizinkan sama provinsi, akan kami bangun. Nanti sistemnya bisa sewa atau bagi hasil,” ujarnya.

Suherman mengakui di wilayah perkotaan Garut, masalah parkir jadi kendala besar. Banyak pengendara yang ingin berbelanja tak mendapat lokasi parkir representatif.

Seharusnya, kata dia, setiap bangunan berskala besar bisa menampung ratusan kendaraan roda dua dan empat. Jadi tak akan menimbulkan kemacetan akibat semrawutnya kendaraan di jalan.

Muhammad Nur (28), warga Tarogong Kaler mengatakan banyaknya pengguna kendaraan memilih menyimpan kendaraan di parkir liar, karena lokasinya lebih dekat dengan toko yang dituju. “Parkirnya jauh sih.

Kalau nggak di Jalan Ciledug, harus di Jalan Cikuray. Mending kosong parkirannya. Di sana kan terbatas,” ujarnya.

Ia menilai wajar banyak pengendara memarkirkan kendaraan di kawasan Pengkolan.

Selain ingin lebih dekat dengan toko tujuan, banyak tukang parkir yang menawarkan menyimpan kendaraan di Pengkolan. “Kalau belanja tentu ingin cari yang dekat ke toko. Parkiran jauh soalnya, jadi parkir di pinggir jalan saja. Banyak sih yang parkir juga,” ujarnya. (yna)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.