Formasi Medis untuk CPNS di Ciamis Kurang Peminat

897
0

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis sudah menggelar rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada tahun 2019.

Dari total kuota 277, hanya 266 yang terisi, sedangkan sisanya 11 kuota tidak ada pelamar.

Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Pegawai, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis Ihsan Rasyad AKS MM mengatakan, dari total jumlah pendaftar CPNS 2019 sebanyak 2.698 orang, tidak ada satu pun yang mengisi 11 kuota untuk formasi tenaga medis.

“11 yang kosong itu memang sejak awal tidak ada pendaftarnya, untuk formasinya hampir semua tenaga medis. Kemungkinan peminatnya minim serta tenaga medis memang harus yang benar-benar ahli di bidangnya,” ujarnya kepada Radar, Minggu (1/11).

Kata dia, pihaknya sangat menyayangkan sekali tidak terisinya 11 kuota yang merupakan formasi tenaga medis. Padahal, saat ini Pemkab Ciamis selain kekurangan tenaga pendidikan juga tenaga medis.

“Ya mungkin para pendaftar tidak minta pada formasi tersebut,” ujarnya.

Baca juga : Dihajar Gempa Lalu Hujan Deras, Rumah Warga Cangkring Ciamis Ambruk

Sementara itu, kata dia, pihaknya sudah menyiapkan dan mengusulkan untuk CPNS 2021. Termasuk dari sisi formasi-formasi yang dibutuhkan pemerintah daerah saat ini. “Sejauh ini ada 800 kuota yang dibutuhkan Pemkab Ciamis dari berbagai formasi. Mudah-mudahan tahun depan semuanya bisa terakomodir,” katanya, menjelaskan.
Lanjut dia, diharapkan pada CPNS 2021 ini banyak mengakomodir fromasi tenaga pendidikan. Sehingga bisa mengakomodir para tenaga honorer di bidang pendidikan untuk ikut mendaftar dan mempunyai peluang besar jika jumlah kuota pendidikan banyak.
“Diharapkan honorer tersebut bisa terakomodir secara bertahap di tahun 2021, sehingga ada kesempatan bisa ikut CPNS juga. Tentunya kesempatan jadi CPNS siapa saja bisa, namun harus ikuti aturan sesuai ketentuan pemerintah dengan mengikuti tes. Semoga pada 2021 banyak yang terakomodir terutama pioritas para tenaga pendidikan,” jelasnya.
Terpisah, Akademisi Warga Pituin Kabupaten Ciamis yang juga sebagai Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam IAIC Tasikmalaya Endin Lidinillah SAg mengatakan, pihaknya meminta penerimaan CPNS 2021 harus transparan, artinya informasi harus tersosialisaikan secara merata. Sehingga semua tenaga honorer mempunyai kesempatan yang sama dan bisa mempersiapkan syarat-syaratnya. “Maka BKPSDM harus memberikan informasi masif kepada honorer pada segmen-segmen tersebut,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.