Forum Akademisi Tasik Tolak People Power

56
0
BERI SERUAN. Forum Akademisi Tasikmalaya mengajak masyarakat menjaga kerukunan menjelang penetapan hasil Pilpres pada 22 Mei 2019. Rangga Jatnika/ Radar Tasikmalaya

TASIK – Sejumlah tokoh akademisi dari berbagai perguruan tinggi, yang tergabung di Forum Akademisi Tasikmalaya sepakat menolak aksi people power. Karena dinilai bisa berdampak buruk terhadap kehidupan masyarakat.

Koordinator Forum Akademisi Tasikmalaya Dr Nana Suryana SH MH menilai situasi masyarakat saat ini sedang terpecah. Hal ini merupakan efek dari Pilpres di mana setiap orang memiliki pilihan masing-masing. “Kami prihatin, saat ini kondisi masyarakat terkotak-kotak,” ungkapnya di Hotel Santika Tasikmalaya, Sabtu (18/5).

Untuk itu, pihaknya berkomitmen menyatakan sikap dan mengajak masyarakat menjaga kerukunan. Menyikapi persoalan politik, dia berharap semua pihak bisa berlaku bijaksana. “Mudah-mudahan pernyataan sikap ini bisa memberikan pencerahan bagi masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, baik pemerintah maupun masyarakat pasti menginginkan kehidupan yang aman dan damai. Maka pihaknya menolak dengan rencana aksi people power yang rencananya dilaksanakan 22 Mei mendatang. “Kalau memang ada komplain, kan ada jalurnya,” tutur dia.

Pihaknya meyakini pada tanggal 22 Mei nanti, situasi bangsa tetap aman dan damai. Karena ketika terjadi sebuah kericuhan yang tak terkendali, maka akan berpengaruh kepada kehidupan masyarakat. “Ini dampaknya adalah ekonomi, nanti korbannya tetap saja masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, para ulama dari sejumlah pimpinan pondok pesantren di Kota Tasikmalaya melaksanakan Multaqo Ulama di Hotel Crown, Minggu (19/5). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Kota Tasikmalaya KH Ate Musodik.

Dalam kegiatan tersebut, ulama mengajak kepada umat untuk tidak terpancing oleh aksi inkonstitusional yang bertentangan dengan ajaran Islam. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.