Forum Silaturahmi Sunda Sadunya Deklarasi di Batu Mahpar Galunggung Tasik

2346
0

KABUPATEN TASIK – Pasca munculnya kerajaan-kerajaan yang diduga fiktif, Forum Silaturahmi Sunda Sadunya (Sedunia, red) yang dihadiri para tokoh Sunda berkumpul dan berkomitmen memperkuat persatuan dan kesatuan NKRI.

Kamis (20/02) siang mereka melakukan deklarasi di Objek Wisata Batu Mahpar Galunggung Kabupaten Tasikmalaya.

Forum ini memberikan pemahaman kepada warga Sunda terkait empat pilar kebangsaan tanpa melupakan kebudayaan Sunda sebagai warisan leluhur.

“Selama ini adanya muncul kerajaan-kerajaan fiktif sudah meresahkan warga seperti Sunda Empire,” ujar Pembina Forum Silaturahmi Sunda Sadunya, Marsekal Madya (Purn) Dede Nursamsi kepada wartawan.

“Dengan forum ini, kami warga Sunda akan menyatukan dan memperkuat silaturahmi warga Sunda sebagai bagian dari Persatuan dan Kesatuan Indonesia,” sambungnya.

Dede menerangkan, dengan adanya forum ini diklaim akan mampu mengangkat seni dan tradisi Sunda lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia bahkan Dunia.

Apalagi di Tasikmalaya memiliki kawasan Galunggung sebagai salah satu peninggalan alam zaman kerajaan Sunda ratusan tahun lalu.

“Kita juga akan terus berupaya supaya warga Sunda terus bersatu serta solid. Apalagi nanti ada pihak-pihak yang membawa nama Sunda ke arah yang tidak baik, seperti Sunda Empire yang sudah ditangkap aparat hukum,” terangnya.

Hal senada diutarakan Ketua Forum Silaturahmi Sunda Sadunya, Inspektur Jenderal (Purn) Polisi Anton Charliyan. Pihaknya akan berperan aktif dalam menjaga nama baik Sunda selama ini.

Upaya ini, tambah dia, bukan hanya akan dilakukan di sekitar wilayah Sunda saja, tapi sampai ke Mancanegara.

Kebudayaan dan nama baik Sunda pun akan selalu terjaga dan akan terus semakin solid dari pihak-pihak yang tak bertanggungjawab.

“Kita sebagai warga Sunda tentunya telah memiliki wadah untuk bersilaturahmi. Warga Sunda yang hadir di sini berasal dari berbagai daerah Indonesia dan warga Sunda yang selama ini berdomisili di Negara lain,” tambah Anton.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya, Mohammad Zein menandaskan, acara silaturahmi ini sekaligus sebagai launching Geopark Galunggung.

Kebeteluan lokasi Batu Mahpar sendiri sebagai salah satu bagian dari objek wisata Geopark Galunggung.

“Kita juga launching Geopark Galunggung berbarengan dengan silaturahmi warga Sunda ini. Pemerintah pun juga berharap, adanya silaturahmi bisa semakin mempersatukan dan memperkuat Bangsa Indonesia,” tandasnya.

(rezza rizaldi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.