Forum Umat Islam Ciamis Menggalang Dana, Disalurkan ke Uighur

34
0
PEDULI UIGHUR. Forum Umat Islam Ciamis Peduli Uighur melaksanakan aksi damai di Alun-Alun Ciamis Jumat (3/1) siang. Mereka menggalang dana. FOTO-FOTO: IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA
PEDULI UIGHUR. Forum Umat Islam Ciamis Peduli Uighur melaksanakan aksi damai di Alun-Alun Ciamis Jumat (3/1) siang. Mereka menggalang dana. FOTO-FOTO: IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Kaum muslim di Ciamis menggelar aksi solidaritas untuk muslim Uighur. Mereka tergabung dalam Forum Umat Islam Ciamis Peduli Uighur.

Aksi damai tersebut digelar di Alun-Alun Ciamis Jumat siang sekitar pukul 13.00. Mereka menggalang dana untuk didonasikan kepada muslim Uighur di Cina.

“Kita sebagai umat muslim wajib melakukan solidaritas sebagai bentuk penekanan opini terhadap rezim komunis Cina. Saat ini mereka bertindak di luar adab kemanusiaan,” ujar Pembina Forum Umat Islam Ciamis Peduli Uighur Kabupaten Ciamis KH Nonop Hanafi sebelum aksi.

Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Kecamatan Jatinagara ini sangat mengecam penindasan muslim Uighur di Cina. Untuk itu, pihaknya mendorong Indonesia menjadi tim inisiasi dan melakukan lobi-lobi Internasional serta hubungan diplomatik agar Cina tidak lagi melakukan tindakan represif kepada muslim Uighur.

KH Nonop menjelaskan secara histori muslim Uighur tadinya Turkistan Timur. Kemudian dicaplok oleh rezim komunis Cina dan terjadi arus transmigrasi dari suku lain di Cina menuju Uighur, sehingga akhirnya terjadi eksploitasi sumber daya alam di Truskiskan Timur itu.

“Nah sehingga muslim Uighur yang sudah bertahun- tahun di situ tersingkirkan dari sisi budaya, ekonomi, politik dan bahkan sekarang kemanusiaan,” papar KH Nonop.

Ulama yang memimpin muslim Ciamis berjalan kaki ke Jakarta saat akan mengikuti aksi 212 pada 2016 itu menggaris bawahi bahwa umat Islam harus pandai ”membaca” bahwa permasalahan di Uighur bukan karena efek perang dagang Amerika dengan Cina. Namun penindasan muslim Uighur oleh Cina.

Menurut KH Nonop, kemarin, pihaknya juga melakukan penggalangan dana. Uang yang terkumpul, nantinya akan dikirimkan ke Uighur.

“Semua akan didonasikan untuk para muslim Uighur,” ujar KH Nonop.

Ridwan Hamdani (24), peserta aksi mengecam penganiayaan di Uighur oleh pemerintah Cina.

“Makanya saya sebagai santri akan terus menggelorakan ke­ma­nusiaan serta mengutuk keras negara Cina yang tidak peri­ke­manusiaan,” ujarnya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.